Pemkab Bone Salurkan Bantuan Peralatan Bagi 69 IKM BerAmal
- 18 Sep 2026 21:03 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Bone - Pemerintah Kabupaten Bone menyerahkan bantuan mesin dan peralatan usaha kepada 69 pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) BerAmal Tahun 2026 di Podium Lapangan Merdeka Watampone, Jumat, 18 September 2026. Penyerahan bantuan ini menjadi langkah strategis Pemkab Bone dalam mendorong pelaku usaha kecil tumbuh menjadi kekuatan ekonomi masyarakat yang mandiri dan berkelanjutan.
Bupati Bone menegaskan bahwa bantuan yang bersumber dari masyarakat ini bukan sekadar agenda pembagian aset pemerintah, melainkan amanah modal awal yang harus dimanfaatkan secara sungguh-sungguh demi meningkatkan derajat kesejahteraan warga. "Kami berikan bantuan, tapi tolong kembangkan. Karena kami mau lihat contoh," tegas Bupati Bone di hadapan para penerima bantuan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Bone Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, MM, Ketua Tim Penggerak PKK Bone Hj. Andi Maryam Andi Asman, Wakil Ketua TP PKK Bone Hj. Maya Damayanti Andi Akmal, unsur Forkopimda Bone, pimpinan OPD, serta Ketua Komisi I DPRD Bone Rismoni Sarlim. Penyaluran bantuan IKM BerAmal tahun ini menyasar 69 pelaku usaha dengan berbagai jenis perlengkapan usaha, seperti mesin jahit, mesin kopi, dan peralatan pendukung lainnya.
Pemkab Bone menargetkan 69 penerima ini sebagai kelompok percontohan. Jika evaluasi menunjukkan hasil memuaskan, pemerintah daerah berencana memperluas jangkauan program secara bertahap mulai dari 1.000 hingga mencapai 6.900 usaha di masa mendatang. Untuk memastikan efektivitas program, Bupati menginstruksikan pendataan secara ketat. Setiap penerima wajib memiliki nomor register dan melaporkan perkembangan usahanya melalui buku evaluasi bulanan.
"Setiap bulan dievaluasi, ya. Evaluasi, laporkan ke kami," perintahnya. Pemkab Bone juga menjadwalkan evaluasi berkala pertama pada 18 Oktober 2026 mendatang.
Salah satu terobosan yang diusulkan adalah mengorelasikan bantuan mesin jahit dengan program baju sekolah gratis. Penjahit binaan IKM diharapkan mendapat porsi mengerjakan pakaian sekolah di wilayah sekitar mereka, seperti penerima dari Palakka yang diproyeksikan menjahit seragam sekolah untuk SD Macanang dan sekitarnya.
"Coba nanti kita beri kain, baru jahit sendiri. Mungkin lebih bagus, lebih efektif. Mungkin biayanya bisa berkurang," jelas Bupati.
Sementara itu, untuk penerima bantuan peralatan kopi seperti sepeda kopi, Bupati meminta agar aset tidak sekadar menjadi pajangan. Penerima bakal dibekali pelatihan khusus agar mahir mengelola dan mengoperasikan usahanya sehingga siap menjadi rujukan bagi wirausahawan baru.
Di akhir sambutannya, Bupati Bone mengingatkan pentingnya sinkronisasi anggaran dan program antara Pemkab Bone, DPRD, dan perangkat daerah agar kebijakan pembangunan berjalan terarah. Ia berpesan agar para penerima bantuan dapat membuktikan keberhasilan usaha mereka.
"Kalau ada contoh, kita lebih mudah berbicara. Tapi kalau tidak ada, orang Bone akan berkata, ‘Tidak ada bukti," pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....