Babinsa dan Warga Padamkan Kebakaran Lahan Jagung di Kecamatan Citta
- 16 Sep 2026 06:18 WIB
- Bone
RRI.CO.ID.SOPPENG — Kepulan asap membumbung dari kawasan perkebunan jagung di Ampalang, Dusun Labae, Desa Labae, Kecamatan Citta, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, Selasa 15 September 2026 siang. Kebakaran tersebut menghanguskan sekitar tiga hektare lahan yang terdiri dari tanaman jagung dan lahan kosong.
Api berhasil dipadamkan sebelum merembet ke area perkebunan lainnya. Kebakaran pertama kali diketahui Muh. Azis, warga Desa Labae, saat hendak menuju kebunnya.
Melihat kepulan asap dari kawasan perkebunan, ia kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada aparat desa. Laporan itu langsung ditindaklanjuti.
Danposramil Citta bersama Babinsa, aparat desa, personel Polri, petugas Damkar dan masyarakat bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman. Sekitar pukul 12.45 WITA, tim gabungan tiba di titik kebakaran dan langsung berjibaku mengendalikan kobaran api.
Kondisi medan yang sulit dijangkau kendaraan pemadam membuat proses penanganan harus dilakukan dengan peralatan yang tersedia. Komandan Kodim 1423/Soppeng Letkol Inf. Eko Yuliyanto mengatakan respons cepat personel bersama masyarakat menjadi faktor penting dalam mencegah api meluas.
“Personel bersama masyarakat bergerak cepat melakukan pemadaman agar api tidak terus merambat. Kondisi medan yang sulit dijangkau kendaraan pemadam bukan menjadi penghalang untuk melakukan upaya penanganan,” ujar Eko Yuliyanto.
Proses pemadaman berlangsung selama beberapa jam. Sebanyak tiga personel TNI, dua personel Polri, tiga petugas Damkar dan lima warga terlibat langsung dalam penanganan kebakaran tersebut.
Setelah berjibaku di lokasi, api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan. Kobaran api tidak sampai menjalar ke kawasan perkebunan maupun lahan di sekitarnya.
Dari sekitar tiga hektare lahan yang terdampak, kurang lebih satu hektare merupakan lahan yang ditanami jagung, sedangkan dua hektare lainnya berupa lahan kosong. Dandim 1423/Soppeng menegaskan bahwa kehadiran Babinsa di wilayah binaan tidak hanya berkaitan dengan tugas menjaga keamanan, tetapi juga membantu masyarakat menghadapi berbagai kondisi darurat.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran lahan, terutama saat kondisi panas dan kering. Jika menemukan titik api, segera laporkan agar dapat ditangani sedini mungkin,” katanya.
Tidak ada korban jiwa maupun personel yang mengalami cedera dalam peristiwa tersebut. Respons cepat dan gotong royong TNI-Polri, Damkar, aparat desa serta masyarakat berhasil mencegah kebakaran meluas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....