Kemenag Sinjai Gelar Doa dan Hening Cipta untuk Tiga ASN Gugur Ditembak KKB

  • 14 Sep 2026 09:59 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Sinjai - Jajaran Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sinjai menggelar hening cipta dan doa untuk tiga ASN Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya yang gugur akibat penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Muliama, Papua Pegunungan, Rabu 9 September 2026. Penghormatan tersebut dilakukan dalam rangkaian apel pagi Kemenag Sinjai, Senin, 14 September 2026.

Tiga ASN yang menjadi korban yakni Aprida Rapi, Kepala Bidang Peternakan, dan Alfonsius Albinus Mehan, dokter hewan atau pegawai Dinas Pertanian, yang meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara Wili Mbuik, pegawai Dinas Pertanian, meninggal dunia saat menjalani perawatan di RSUD Wamena.

Ketiganya menjadi korban penembakan saat dalam perjalanan kembali menuju Wamena setelah menjalankan tugas kedinasan. Mereka sebelumnya meninjau kegiatan cetak sawah dan menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat.

Apel pagi dipimpin Kepala Subbag TU Kemenag Sinjai H. Syamsul Bakhri yang mengajak jajaran Kemenag Sinjai mengheningkan cipta untuk mengenang pengabdian para korban. Doa juga dipanjatkan agar para ASN yang gugur mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan.

“Mari kita sejenak mengheningkan cipta dan mendoakan saudara-saudara kita, para ASN yang gugur dalam menjalankan tugas. Semoga amal pengabdian mereka mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan yang Maka Kuasa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan,” demikian pesan yang disampaikan dalam apel pagi.

Syamsul Bakhri mengatakan gugurnya para ASN tersebut menjadi duka bagi keluarga besar aparatur negara sekaligus pengingat bahwa tugas pelayanan kepada masyarakat memiliki tantangan dan risiko. Ketiganya gugur saat menjalankan amanah kedinasan di tengah kondisi keamanan yang tidak mudah.

Kemenag Sinjai menyampaikan keprihatinan mendalam atas tragedi tersebut dan berharap situasi keamanan di Papua Pegunungan segera kondusif. Kondisi yang aman dinilai penting agar aparatur negara dapat menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat dengan tenang dan terlindungi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....