Wakil Bupati Bone Buka Perkemahan PMR Vorcea 2026
- 08 Sep 2026 15:33 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Bone - Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., secara resmi membuka perhelatan Volunteer of Red Cross Competition Camp (Vorcea) se-Sulawesi Selatan tahun 2026 pada Selasa, 8 September 2026. Acara pembukaan ditandai dengan penabuhan bedug serta penyematan tanda peserta secara simbolis kepada perwakilan kontingen oleh jajaran pemerintah daerah setempat.
Kegiatan yang mengusung tema “Harmoni Kemanusiaan dan Kolaborasi” ini dipusatkan di Lapangan Sepak Bola Makkulahu Tanabatue, Kelurahan Tanabatue, Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone. Ajang bergengsi kepalangmerahan bagi pelajar tingkat menengah ini dijadwalkan berlangsung selama sepekan penuh, terhitung sejak 7 hingga 13 September 2026.
Sebanyak 31 kontingen dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan berpartisipasi aktif dalam ajang ini, yang terdiri dari 24 kontingen tingkat Wira dan tujuh kontingen tingkat Madya. Perlombaan dan perkemahan berskala regional tersebut diprakarsai dan diselenggarakan secara mandiri oleh Palang Merah Remaja (PMR) Unit 016 SMAN 22 Bone.
Kepala UPT SMAN 22 Bone, Cahaya, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas kehadiran Wakil Bupati beserta seluruh peserta. Ia menekankan bahwa ajang Vorcea bukan sekadar sarana mengejar piala, melainkan ruang pembelajaran kepemimpinan, pengasahan keterampilan, serta wadah silaturahmi untuk memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan kesiapsiagaan bencana bagi generasi muda.
"Vorcea ini bukan hanya tentang meraih piala atau kejuaraan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi, menguji ketangkasan, mengasah kepemimpinan, serta memperkuat solidaritas anggota Palang Merah Remaja dalam menanamkan nilai kemanusiaan dan kesiapsiagaan menghadapi bencana," ujar Cahaya.
Apresiasi senada juga disampaikan oleh Kepala Seksi Bidang SMA Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III, Dr. H. Sabil Zakaria, S.Pd., M.Pd. Mewakili pimpinan dinas sekaligus PMI Kabupaten Bone, ia mengingatkan seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, dan pengamalan tujuh prinsip dasar Gerakan Palang Merah Internasional selama perlombaan berlangsung.
"Silakan berlomba sebaik-baiknya, tetapi jangan menjadikan piala sebagai tujuan utama. Ikuti aturan, jaga sportivitas, dan tanamkan tujuh prinsip gerakan Palang Merah. Sebab, kemampuan teknis harus berjalan bersama nilai kemanusiaan dan empati," tutur Sabil.
Sementara itu, Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin dalam amanatnya menegaskan pentingnya kegiatan ekstrakurikuler seperti PMR, Pramuka, dan jurnalistik sebagai sarana pembentukan karakter generasi muda. Menurutnya, pendidikan tidak hanya bertujuan mencetak kecerdasan akademis semata, melainkan membentuk manusia yang unggul, sehat fisik dan mental, serta mampu menguasai teknologi.
"Pendidikan pada hakikatnya bukan hanya melahirkan manusia yang cerdas, tetapi juga generasi yang sehat, unggul secara intelektual, psikologis dan fisik, mampu menguasai teknologi, serta memiliki karakter yang kuat," kata Andi Akmal.
Di samping itu, Andi Akmal juga memanfaatkan momentum ini untuk memperkenalkan potensi serta percepatan pembangunan di Kabupaten Bone kepada peserta yang datang dari luar daerah. Ia berharap keberadaan pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah timur Sulawesi Selatan ini dapat memberikan dampak positif bagi pemerataan pembangunan daerah di sekitarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....