Bupati Bone dan Wali Kota Tarakan Sepakati Pasokan Sapi

  • 07 Sep 2026 19:34 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Bone - Pemerintah Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, resmi menjalin kerja sama strategis dengan Pemerintah Kota Tarakan, Kalimantan Utara, di bidang peternakan. Kolaborasi antardaerah ini difokuskan pada pemenuhan serta menjaga kestabilAN pasokan sapi dari Kabupaten Bone menuju Kota Tarakan.

Kesepakatan penting tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU). Prosesi penandatanganan berlangsung khidmat di Rumah Jabatan Bupati Bone pada Senin, 7 September 2026.

Acara strategis ini dihadiri langsung oleh Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman bersama Wali Kota Tarakan Dr. H. Khairul. Momen penting tersebut turut disaksikan oleh Wakil Bupati Bone beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, menegaskan bahwa kemitraan ini merupakan langkah nyata dalam memperluas jangkauan pasar bagi para peternak lokal di wilayahnya.

Selain perluasan pasar, kerja sama ini juga diarahkan untuk menjaga mutu keberlanjutan hasil ternak daerah. "Kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk memperluas pasar dan meningkatkan kualitas genetik ternak warga di sentra produksi seperti Libureng, Patimpeng, dan Kahu," ujar Andi Asman Sulaiman usai acara penandatanganan.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Tarakan, Dr. H. Khairul, mengungkapkan latar belakang di balik keputusan pihaknya menggandeng Pemkab Bone. Menurutnya, keterbatasan lahan pertanian dan peternakan di Tarakan membuat daerahnya sangat bergantung pada pasokan dari luar wilayah.

"Keterbatasan lahan membuat Kota Tarakan sangat bergantung pada pasokan ternak dari luar daerah. Membuka jalur pasokan baru dengan Bone dinilai penting untuk mengurangi risiko kelangkaan daging saat terjadi pengetatan pengiriman," jelas Khairul.

Melalui penandatanganan kesepahaman ini, kedua belah pihak optimistis dapat membuka koridor ekonomi baru yang menghubungkan Sulawesi Selatan dan Kalimantan Utara. Langkah kolaboratif tersebut diharapkan memicu pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat di kedua wilayah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....