Wabup Bone Hadiri Maulid Nabi di Masjid Al-Muhajirin Terminal Petta Ponggawae

  • 02 Sep 2026 00:42 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Bone - Wakil Bupati Bone sekaligus Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., menghadiri peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Al-Muhajirin, Terminal Petta PonggawaE, Kecamatan Tanete Riattang Barat, pada Selasa 1 September 2026. Kegiatan ini dirangkaikan dengan penyampaian hikmah Maulid oleh Rektor IAIN Bone, Prof. Dr. H. Lukman Arake, Lc., M.A., dengan mengusung tema "Cinta Rasulullah, Hidupkan Teladan, Tebarkan Rahmat".

Dalam laporannya, Ketua Panitia Dr. H. Rustan, S.H., M.H., menyampaikan bahwa peringatan ini dirancang untuk mengingatkan umat Islam akan pentingnya mendahulukan adab dan etika dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, ia mengajak masyarakat untuk terus merawat kearifan lokal Bugis yang selaras dengan nilai Islam, seperti sipakatau, sipakalebbi, dan sipakainge.

"Kadang kita lebih mendahulukan ilmu daripada akhlak. Padahal Rasulullah SAW mengajarkan bahwa akhlak merupakan dasar yang sangat penting dalam kehidupan. Karena itu, mari kita terus meneladani akhlak Rasulullah," ujar Rustan saat membacakan laporan panitia di hadapan para jamaah.

Melanjutkan pesan tersebut, Andi Akmal Pasluddin mengimbau masyarakat untuk menjadikan momentum Maulid sebagai sarana memperkuat rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW sekaligus menghidupkan fungsi masjid. Ia menegaskan bahwa masjid tidak sekadar menjadi tempat ibadah ritual, tetapi harus bertransformasi menjadi pusat peradaban, pendidikan, dan pemberdayaan sosial ekonomi umat.

"Masjid jangan hanya kita datangi ketika ingin melaksanakan ibadah. Kita harus memiliki kecintaan dan kerinduan kepada masjid. Rasulullah SAW ketika hijrah ke Madinah juga mencontohkan bahwa salah satu yang pertama dibangun adalah masjid. Dari masjid itulah pembangunan peradaban Islam dimulai," terang Andi Akmal.

Di luar pesan keagamaan, Wakil Bupati Bone ini turut memaparkan capaian dan tantangan pembangunan daerah. Ia mengapresiasi pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bone yang mencapai 7,8 persen meskipun sempat diterjang musim kemarau panjang, sembari menyoroti fokus pemerintah daerah dalam pengentasan angka stunting serta peningkatan akses pendidikan bagi generasi muda.

Tak hanya itu, Andi Akmal memberikan ketegangan khusus terkait pengawasan distribusi barang bersubsidi seperti BBM dan LPG 3 kilogram. Ia menegaskan bahwa praktik penimbunan maupun pelangsiran barang subsidi merupakan tindakan ilegal yang bertentangan dengan ajaran agama karena merampas hak masyarakat miskin.

"Kalau ada yang mengambil hak orang lain dengan menimbun, melangsir atau menjual BBM dan LPG bersubsidi kepada industri, itu bukan akhlak yang baik. Dari sisi hukum jelas melanggar, dan dari sisi agama juga merupakan perbuatan zalim," tegas Andi Akmal menutup sambutannya sembari mengajak warga menjaga persatuan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....