ASIKMULU Siapkan BERAMAL FEST 2026 di Kabupaten Bone

  • 01 Sep 2026 19:01 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Bone - Asosiasi Pekerja Musik dan Lagu (ASIKMULU) tengah bersiap menggelar festival musik bertajuk BERAMAL FEST 2026 yang mengusung kolaborasi unik antara lagu Bugis dan musik dangdut. Perhelatan seni tersebut dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026 mendatang di Lapangan Makkawaru, Desa Sengeng Palie, Kecamatan Lappariaja, Kabupaten Bone.

Langkah awal persiapan acara skala besar ini ditandai dengan audiensi resmi antara jajaran pengurus ASIKMULU dan Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman. Pertemuan silaturahmi sekaligus pemaparan konsep kegiatan tersebut berlangsung hangat di kediaman pribadi Bupati Bone yang berlokasi di Desa Mappasengka.

Dalam audiens tersebut, Ketua Umum ASIKMULU, H. Saifullah Latif, hadir secara langsung didampingi oleh jajaran panitia dan pihak-pihak terkait yang terlibat dalam perencanaan festival. Pertemuan ini membahas kesiapan teknis serta dukungan pemerintah daerah terhadap keberlangsungan acara.

BERAMAL FEST 2026 dirancang sebagai ruang ekspresi bagi para pekerja seni dan musisi lokal untuk menampilkan kreativitas terbaik mereka. Lebih dari sekadar ajang hiburan, festival ini mengemban misi penting untuk memperkenalkan sekaligus melestarikan kelestarian musik daerah di tengah arus modernisasi.

Penggabungan genre lagu Bugis dan musik dangdut dipilih secara sengaja karena dinilai memiliki daya tarik kuat serta basis penggemar yang sangat luas di masyarakat. Perpaduan ini diharapkan mampu menciptakan harmoni baru yang segar tanpa menghilangkan identitas kebudayaan lokal.

"Melalui tema Festival Lagu Bugis & Dangdut ini, kami ingin BERAMAL FEST 2026 tidak hanya hadir sebagai sarana hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi wadah produktif bagi para musisi untuk berkarya sekaligus mempererat tali silaturahmi antara insan seni dan masyarakat luas," ujar Ketua Umum ASIKMULU, H. Saifullah Latif. Senin, 31 Agustus 2026.

Pemilihan Lapangan Makkawaru di Desa Sengeng Palie, Kecamatan Lappariaja, ditargetkan menjadi pusat kemeriahan dan panggung utama bagi para seniman pada Oktober mendatang. Panitia optimistis ajang ini akan menyedot antusiasme ribuan pengunjung dan menjadi momentum kebangkitan musik daerah di Sulawesi Selatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....