Demi Sesuap Nasi, Nelayan Bone Terpaksa Melaut Penuh Risiko

  • 01 Sep 2026 10:19 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Bone - Cuaca buruk berupa angin kencang dan ombak besar yang menerpa perairan Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, tidak menghentikan langkah para nelayan setempat untuk tetap melaut, Senin, 31 Agustus 2026. Para nelayan terpaksa tetap mengadu nasib di tengah lautan yang ekstrem demi memenuhi kebutuhan hidup harian keluarga dan melunasi tingginya harga bahan pokok.

Salah seorang nelayan Bajoe, Muhammad Diding (42), mengungkapkan bahwa kondisi cuaca saat ini sangat tidak bersahabat. Kendati demikian, ia dan rekan-rekannya tidak memiliki pilihan lain selain terus bekerja.

"Tangkapan juga berkurang. Harus menantang maut, tapi kalau tidak melaut, tidak bisa makan. Kebutuhan pokok serba mahal," kata Diding saat tengah memperbaiki kapalnya di Bajoe, Senin, 31 Agustus 2026.

Hal senada disampaikan oleh Basri (39). Menurutnya, cuaca buruk membuat pencarian ikan jauh lebih sulit dan hasilnya kerap tak menentu. Namun, berdiam diri di darat sama saja dengan tidak membawa pulang penghasilan untuk anak dan istri.

"Biar cuaca buruk kami tetap melaut," ujarnya.

Para nelayan Bajoe kini hanya bisa lebih waspada dalam membaca pergerakan ombak dan berharap cuaca di perairan Sulawesi Selatan segera membaik agar mereka dapat melaut dengan aman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....