Kisah Fira, 10 Tahun Bertahan Jual Gogos dan Tuak Bantu Ekonomi Keluarga
- 01 Sep 2026 10:18 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Bone - Berjualan gogos dan tuak manis menjadi tumpuan Fira (27) untuk menyokong perekonomian keluarganya selama hampir satu dekade. Berdagang di kawasan Lago Termanis, Desa Latekko, Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone, ia rela bersiaga melayani pembeli sejak pukul 06.00 WITA hingga tengah malam.
"Kadang mau tidur, ada lagi orang," katanya. Senin, 31 Agustus 2026.
Usaha yang berlokasi di jalur poros Bone-Wajo ini menjangkau pasar yang cukup luas. Pelanggan Fira tak hanya berasal dari warga lokal Bone, tetapi juga melintas dari Makassar, Sinjai, hingga Siwa. Fira menyiapkan sekitar 150 buah gogos seharga Rp2.000 per buah dan puluhan botol tuak manis segar seharga Rp7.000 per botol.
"Tadi di situ sekitar 150 bungkus gogos, 50 botol tuak manis sama di termos ini," kata Fira saat dikonfirmasi, Senin (31/8/2026).
Selain itu, ia juga menjual telur bebek dan aneka mi instan. Dari usahanya tersebut, Fira mengantongi omzet rata-rata Rp1.000.000 hingga Rp1.500.000 per bulan tergantung keramaian pembeli. Ia berharap usahanya terus berkembang dan kuliner tradisional makin dikenal masyarakat luas.
"Kalau telur kadang empat, kadang tiga rak. Dan penghasilan tidak menentu juga, kadang ramai kadang juga sepi," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....