Ratusan Ribu Pekerja di Sinjai Belum Tercover BPJS Ketenagakerjaan
- 31 Agt 2026 12:54 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Sinjai - Cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Sinjai baru mencapai 29,46 persen dari target 76 persen. Kondisi ini menunjukkan masih banyak pekerja yang belum mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Sinjai, Erna Nur Iksana, menyebut saat ini sebanyak 43.373 pekerja dari seluruh segmen telah terdaftar sebagai peserta. Sementara 103.831 pekerja lainnya masih belum terlindungi dan menjadi sasaran perluasan kepesertaan.
Data tersebut disampaikan Erna saat bertemu Bupati Sinjai Hj. Ratnawati Arif di Ruang Kerja Bupati Sinjai, Senin 32 Agustus 2026. Pertemuan tersebut membahas perkembangan kepesertaan sekaligus upaya memperluas cakupan perlindungan bagi pekerja di Kabupaten Sinjai.
Erna mengatakan, masih besarnya jumlah pekerja yang belum terlindungi menjadi tantangan sekaligus peluang untuk meningkatkan universal coverage BPJS Ketenagakerjaan di Sinjai. Sosialisasi terus dilakukan untuk mendorong kesadaran pekerja mengenai pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan.
Menurutnya, dukungan pemerintah daerah menjadi salah satu faktor penting dalam memperluas kepesertaan. Sejumlah kelompok pekerja di lingkungan pemerintahan daerah dan desa telah mendapatkan perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan.
“Dari pemerintah desa, seluruh pemerintah desa itu terdaftar BPJS Ketenagakerjaan, bahkan sampai jaminan pensiun untuk perangkat desa. Jadi memang cukup besar peran pemerintah daerah terhadap peningkatan universal coverage di Sinjai ini,” jelas Erna.
Ia berharap keterlibatan pemerintah daerah dapat terus diperkuat, termasuk melalui penyampaian pesan kepada masyarakat mengenai pentingnya perlindungan jaminan sosial. Edukasi dari kepala daerah dinilai dapat mendorong pekerja untuk mendaftarkan diri secara mandiri.
“Harapannya dengan kepala daerah langsung menginstruksikan kepada seluruh masyarakat, bisa membantu meningkatkan universal coverage dengan kesadaran sendiri dari masyarakat,” ujarnya.
Bupati Sinjai Hj. Ratnawati Arif menyatakan dukungannya terhadap upaya memperluas kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Menurutnya, perlindungan jaminan sosial merupakan bagian penting dalam memberikan rasa aman bagi pekerja di Kabupaten Sinjai.
Dukungan tersebut juga ditunjukkan melalui pembuatan video sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan yang ditujukan kepada masyarakat. Pemkab Sinjai berharap kolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan dapat mempercepat peningkatan cakupan kepesertaan dan memperluas perlindungan bagi pekerja yang hingga kini belum terdaftar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....