Atasi Kekeringan, Damkar Sinjai Suplai Air ke Sawah Petani di Sinjai Barat

  • 31 Agt 2026 11:41 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Sinjai - Kekeringan mulai mengancam lahan pertanian warga di sejumlah titik Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai. Kondisi tersebut mendorong Dinas Pemadam Kebakaran dan Satpol PP Sinjai menyalurkan air untuk membantu petani mempertahankan tanaman dan mencegah gagal panen.

Melalui Pos Sektor Manipi, Damkar Sinjai bersama Kodim 1424 Sinjai mengerahkan armada menyiram lahan persawahan warga di Dusun Lembang, Desa Bonto Salama, Kecamatan Sinjai Barat, Sabtu 29 Agustus 2026 lalu. Bantuan diberikan setelah petani mengajukan permohonan karena sawah mereka mengalami kekurangan air akibat kemarau.

Kasatpol PP dan Damkar Sinjai, Tamzil Binawan, dalam keterangannya Senin 31 Agustus 2026, mengatakan bantuan pengairan diberikan pada titik persawahan yang tidak memiliki saluran air dan mulai terdampak kekeringan. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu menjaga kondisi tanaman hingga masa panen.

“Untuk kelompok-kelompok tani yang ada di kecamatan, khususnya di Kecamatan Sinjai Barat, ini ada beberapa kemarin permintaan untuk mengairi sawah-sawah yang mengalami kekeringan akibat dari kemarau panjang,” ujar Tamzil.

Tamzil menjelaskan, Damkar memberikan fasilitas penyiraman pada lokasi yang tidak mendapatkan aliran air sehingga kekeringan mulai memengaruhi aktivitas pertanian. Petugas mengirimkan sekitar 4.500 liter air atau satu tangki untuk membantu memenuhi kebutuhan air di lahan tersebut.

Menurutnya, Damkar tidak menetapkan luasan tertentu sebagai syarat bantuan. Penanganan dilakukan berdasarkan titik lokasi yang dilaporkan kelompok tani dan dinilai membutuhkan suplai air. “Jadi kita tidak melihat luasan hektarnya, tetapi kita membantu di mana lokasi-lokasi yang titik-titiknya itu membutuhkan pengairan,” katanya.

Tamzil menyebut hingga saat ini permohonan bantuan pengairan baru berasal dari Kecamatan Sinjai Barat. Namun, pihaknya membuka peluang memberikan fasilitasi serupa bagi kelompok tani dari kecamatan lain yang mengalami kondisi kekeringan. “Baru Sinjai Barat yang meminta bantuan. Kalau memang kecamatan lain bisa mengajukan, tetap kita bisa fasilitasi,” ujarnya.

Bantuan suplai air ini menjadi salah satu upaya menjaga tanaman pertanian yang terdampak menipisnya ketersediaan air selama musim kemarau. Damkar Sinjai berharap dukungan tersebut dapat membantu petani mempertahankan produksi dan mengurangi risiko kerugian akibat gagal panen.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....