Batalyon C Pelopor BKO Polres Bone Awasi Distribusi BBM dan LPG

  • 31 Agt 2026 08:01 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID.BONE — Personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel diperbantukan melalui skema Bawah Kendali Operasi (BKO) kepada Polres Bone untuk mengamankan sekaligus mengawasi distribusi BBM dan LPG bersubsidi di sejumlah titik di Kabupaten Bone, Minggu, 30 Agustus 2026. Langkah tersebut dilakukan menyusul meningkatnya aktivitas masyarakat di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), termasuk munculnya antrean panjang kendaraan saat pengisian BBM.

Pengamanan dipimpin Ipda Muh. Tahir, S.Sos., dengan menempatkan personel Batalyon C Pelopor di beberapa SPBU yang dinilai membutuhkan pemantauan guna memastikan proses distribusi berjalan aman dan tertib. Salah satu lokasi yang menjadi sasaran pengawasan adalah SPBU Ahmad Yani di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Majang, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone. Personel juga diterjunkan di SPBU Karela, Jalan Lappawawoi Karaeng Sigeri, Kelurahan Biru, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone.

Di kedua lokasi tersebut, personel memantau proses penyaluran BBM bersubsidi sekaligus mengatur situasi di sekitar antrean kendaraan. Pengawasan dilakukan untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Komandan Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel, Kompol Rudi Mandaka, S.H., mengatakan keterlibatan personelnya dalam BKO Polres Bone merupakan bentuk dukungan Brimob dalam menjaga keamanan dan ketertiban di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat di SPBU.

Menurutnya, pengamanan tidak hanya ditujukan untuk menjaga kelancaran antrean, tetapi juga memastikan proses distribusi BBM dan LPG bersubsidi berlangsung dalam situasi yang aman dan kondusif. “Kehadiran personel di lapangan untuk membantu mengawasi dan mengamankan proses distribusi agar berjalan tertib, aman dan lancar. Kami juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban selama berada di SPBU,” ujar Kompol Rudi Mandaka.

Ia menambahkan, personel akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai potensi gangguan yang dapat menghambat pelayanan kepada masyarakat. Masyarakat yang berada di area SPBU juga diimbau mematuhi aturan dan menjaga ketertiban selama mengantre. Tindakan yang berpotensi mengganggu proses distribusi maupun keamanan di sekitar SPBU diharapkan dapat dihindari.

Kompol Rudi Mandaka berharap seluruh pihak dapat berperan menjaga kondisi tetap kondusif. Dengan demikian, distribusi BBM dan LPG bersubsidi di Kabupaten Bone dapat berjalan tertib, aman, lancar, serta mampu memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....