Sinergi TNI-Polri Padamkan Karhutlah di Gunung Sewo Soppeng

  • 25 Agt 2026 18:40 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, SOPPENG – Sinergi TNI, Polri, petugas kehutanan, pemadam kebakaran, dan masyarakat terlihat dalam penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutlah) di kawasan Gunung Sewo, Lingkungan Bila, Kelurahan Bila, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, Selasa 25 Agustus 2026. Kebakaran tersebut menghanguskan semak belukar dan sejumlah kawasan hutan jati yang berada di sekitar lokasi. Kobaran api segera mendapat penanganan setelah petugas gabungan menerima informasi mengenai kejadian tersebut.

Babinsa Kelurahan Bila, Koptu Sujarno, bersama Polisi Kehutanan (Polhut) Kabupaten Soppeng, personel Pemadam Kebakaran (Damkar), dan masyarakat setempat langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman. Petugas gabungan berjibaku mengendalikan kobaran api dengan peralatan yang tersedia. Sejumlah titik api dilokalisasi agar tidak merambat ke kawasan yang lebih luas.

Komandan Kodim 1423/Soppeng, Letkol Inf. Eko Yuliyanto, mengatakan penanganan Karhutlah membutuhkan respons cepat serta keterlibatan seluruh unsur yang berada di lapangan. “Penanganan Karhutlah membutuhkan kecepatan, kepedulian dan sinergi seluruh pihak. TNI bersama unsur terkait dan masyarakat harus bergerak cepat ketika terjadi kebakaran,” ujar Letkol Inf. Eko Yuliyanto.

Menurutnya, sinergi aparat bersama masyarakat menjadi salah satu kunci dalam mencegah kobaran api meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar terhadap lingkungan. Keberadaan Babinsa di wilayah binaan juga dinilai penting untuk membantu pemantauan kondisi lingkungan sekaligus melakukan penanganan awal ketika ditemukan titik api.

Dalam proses pemadaman, keterlibatan Polhut, Damkar, dan masyarakat menjadi bentuk nyata gotong royong dalam menjaga kawasan hutan serta lingkungan di Kabupaten Soppeng. Pemadaman terus dilakukan untuk memastikan kobaran api dapat dikendalikan dan tidak menjalar ke kawasan hutan maupun lahan milik masyarakat yang berada di sekitar lokasi.

Dandim 1423/Soppeng juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, terutama saat kondisi cuaca berisiko meningkatkan munculnya titik api. “Mari bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran. Jika menemukan titik api, segera laporkan kepada aparat atau petugas terkait agar dapat ditangani secepatnya,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....