Batalyon C Pelopor Perkuat Sinergitas TNI-Polri Hadapi Banjir

  • 24 Agt 2026 15:55 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Bone — Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel memperkuat sinergitas dengan TNI dan unsur terkait melalui Latihan Posko I Penanggulangan Bencana Alam Banjir di Kecamatan Ajangale, Kabupaten Bone, Senin, 24 Agustus 2026. Latihan yang digelar Korem 141/Toddopuli tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, khususnya banjir yang dapat berdampak terhadap keselamatan masyarakat dan aktivitas warga.

Personel Batalyon C Pelopor bersama jajaran TNI dan stakeholder terkait mengikuti latihan untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, serta menguji mekanisme penanganan bencana secara terpadu. Materi latihan meliputi tahapan perencanaan, komunikasi antarsatuan, koordinasi di lapangan, hingga langkah penanganan dan evakuasi apabila terjadi bencana banjir.

Komandan Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel, Kompol Rudi Mandaka, S.H., mengatakan sinergitas TNI-Polri bersama seluruh unsur terkait menjadi kunci dalam menghadapi kondisi darurat.

“Penanggulangan bencana membutuhkan kerja sama dan koordinasi yang kuat. Melalui latihan ini, kita dapat meningkatkan kesiapan personel sekaligus menyamakan langkah agar ketika terjadi bencana, seluruh unsur dapat bergerak cepat, tepat dan terkoordinasi demi keselamatan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Kompol Rudi, latihan tersebut tidak hanya menjadi simulasi, tetapi juga sarana untuk mengevaluasi kesiapan personel, sarana prasarana, sistem komunikasi, serta pola koordinasi antarsatuan.

Keterlibatan Batalyon C Pelopor menjadi wujud kesiapan Brimob dalam memberikan bantuan kepada masyarakat ketika menghadapi situasi darurat.

Dengan dukungan kemampuan SAR yang dimiliki personel, Batalyon C Pelopor siap membantu proses evakuasi dan penyelamatan apabila bencana terjadi di wilayah Kabupaten Bone.

“Batalyon C Pelopor akan selalu siap bersinergi dengan TNI dan seluruh unsur terkait dalam memberikan pelayanan serta perlindungan kepada masyarakat, khususnya dalam situasi bencana alam,” tambahnya.

Melalui Latihan Posko I tersebut, koordinasi dan interoperabilitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah, serta stakeholder terkait diharapkan semakin kuat.

Kesiapan tersebut menjadi modal penting agar seluruh unsur dapat memberikan respons yang cepat, terukur, dan profesional apabila sewaktu-waktu terjadi bencana banjir di Kabupaten Bone.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....