Kebakaran Rumah Panggung Hanguskan Harta Warga Barebbo
- 24 Agt 2026 15:18 WIB
- Bone
RRI.CO.ID.BONE – Kebakaran melanda satu unit rumah panggung di Dusun Pajekko, Desa Samaelo, Kecamatan Barebbo, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Senin 24 Agu tus 2026, sekitar pukul 09.40 WITA. Kobaran api juga berdampak pada satu unit rumah panggung milik warga lainnya. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Kepala Bidang Sarana Prasarana Kabupaten Bone, Pamiluddin, SE., M.Si., mengatakan laporan kebakaran diterima Tim Penanggulangan Kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bone pada pukul 09.44 WITA. “Setelah menerima informasi, personel Peleton 2 UPT Damkar Wilayah Tanete Riattang langsung menuju lokasi dengan mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran,” kata Pamiluddin.
Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 09.57 WITA dan langsung melakukan pemadaman untuk mencegah api merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi. Upaya pemadaman berlangsung sekitar 23 menit hingga api berhasil dikuasai pada pukul 10.20 WITA.
Setelah memastikan situasi aman dan terkendali, personel meninggalkan lokasi sekitar pukul 10.30 WITA. Rumah yang terbakar diketahui milik Tontong (37), yang dihuni bersama istrinya, Darmawati (26), serta dua anak mereka, Alfian (8) dan Muh. Azka (2,5).
Sementara rumah panggung milik Darma (64), seorang janda yang tinggal bersama tiga anaknya, Mustafa (31), Reski (15), dan Arni (21), turut terdampak akibat kobaran api. Pamiluddin mengatakan penyebab kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan pihak terkait. Petugas masih melakukan penelusuran untuk mengetahui sumber awal munculnya api.
“Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan atau lidik. Kami menyerahkan proses penelusuran kepada pihak terkait,” jelasnya.
Akibat peristiwa tersebut, total kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp63 juta. Dalam kebakaran itu, uang tunai sekitar Rp3 juta juga dilaporkan ikut menjadi bagian dari kerugian warga.
Lokasi kebakaran berjarak sekitar 11 kilometer dari Pos Emergency Centre. Respons cepat petugas membuat api dapat dikendalikan sebelum meluas lebih jauh.
“Berkat respons cepat personel di lapangan, api berhasil dikendalikan dan situasi akhirnya dapat dinyatakan aman serta terkendali,” pungkas Pamiluddin.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....