Lomba Kue Tradisional Warnai Penutupan Pesta Rakyat di Kajuara
- 22 Agt 2026 11:35 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Bone – Lomba kreasi kue tradisional berbahan dasar non-beras menjadi puncak penutupan Pesta Rakyat dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kelurahan Awang Tangka, Kecamatan Kajuara, Sabtu, 22 Agustus 2026. Kegiatan yang digelar Mahasiswa KKN Reguler IAIN Bone 2026 Posko 79 bersama Pemerintah Kelurahan Awang Tangka tersebut menjadi ruang kebersamaan sekaligus mendorong pemanfaatan pangan lokal dan pelestarian kuliner tradisional.
Pesta Rakyat berlangsung selama tiga hari, mulai 19 hingga 21 Agustus 2026 dan ditutup pada Sabtu 22 Agustus 2026. Rangkaian kegiatan tersebut merupakan program kerja kolaboratif perdana mahasiswa KKN dengan pemerintah kelurahan yang diarahkan tidak hanya untuk memeriahkan momentum kemerdekaan, tetapi juga membangun partisipasi masyarakat dalam kegiatan sosial dan pemberdayaan.
Lomba kreasi kue tradisional diikuti ibu-ibu penggerak PKK Kelurahan Awang Tangka dengan mengolah berbagai bahan pangan lokal non-beras. Kegiatan ini dinilai penting di tengah kebutuhan diversifikasi pangan, sekaligus menjadi upaya menjaga makanan tradisional agar tetap dikenal dan dikembangkan oleh masyarakat.
Koordinator Kelurahan KKN Reguler IAIN Bone 2026 Posko 79 Awang Tangka, Muh. Az'har, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya seluruh rangkaian kegiatan. Ia menilai keberhasilan Pesta Rakyat tidak lepas dari dukungan pemerintah kelurahan dan keterlibatan masyarakat sejak awal hingga penutupan.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian Pesta Rakyat dapat berjalan dengan baik. Ini menjadi pengalaman sekaligus pembelajaran bagi kami untuk terus membangun kolaborasi dan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat,” ujar Muh. Az'har saat dikonfirmasi rri.co.id., Sabtu 22 Agustus 2026.
Penutupan turut dihadiri unsur Pimpinan Kecamatan Kajuara, yakni Camat Kajuara, Kepala Kepolisian Kecamatan Kajuara, Danramil Wilayah Kajuara, serta Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Kajuara. Kepala Kelurahan Awang Tangka, Andi Sugiati, S.E., bersama jajaran perangkat kelurahan dan PKK menyambut langsung kehadiran para pimpinan wilayah tersebut.
Andi Sugiati mengapresiasi keterlibatan mahasiswa KKN IAIN Bone Posko 79 yang dinilai mampu menghadirkan kegiatan yang menggabungkan hiburan, kebersamaan, dan edukasi. "Kami berharap kolaborasi ini tidak berhenti pada perayaan kemerdekaan, tetapi dapat menjadi pijakan bagi program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan," tuturnya.
Penutupan Pesta Rakyat sekaligus menunjukkan bahwa kegiatan kemerdekaan dapat menjadi sarana memperkuat hubungan antara mahasiswa, pemerintah, aparat, dan masyarakat. Tantangannya, kolaborasi semacam ini perlu dilanjutkan melalui program yang memberi dampak jangka panjang, terutama dalam pemberdayaan ekonomi, pelestarian budaya, dan pemanfaatan potensi pangan lokal di tingkat kelurahan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....