Hari Kedua Pencarian, Nelayan Kajuara yang Diduga Jatuh dari Kapal Belum Ditemukan

  • 19 Agt 2026 21:18 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Sinjai - Pencarian terhadap Akmal Saputra, nelayan asal Desa Angkue, Kecamatan Kajuara, Kabupaten Bone, memasuki hari kedua, Rabu, 19 Agustus 2026. Hingga operasi SAR hari kedua berakhir, korban yang diduga jatuh dari Kapal Bagang Harapan Baru di Perairan Pasi Mabborong, Kabupaten Sinjai, belum ditemukan.

Analis Kebencanaan BPBD Kabupaten Sinjai, Andi Octav Amir, mengatakan operasi pencarian melibatkan unsur SAR gabungan dengan menyisir area yang diperkirakan menjadi lokasi korban terjatuh serta wilayah di sekitarnya.

Penyisiran dilakukan menggunakan perahu karet dan speed boat.

Tim juga memperluas pencarian berdasarkan informasi terakhir terkait keberadaan korban serta memantau benda maupun tanda-tanda yang diduga berkaitan dengan korban. “Korban diduga terjatuh ke laut saat kapal berada di sekitar Perairan Pasi Mabborong. Pencarian dilakukan bersama unsur terkait dan nelayan setempat,” ujar Andi Octav Amir.

Berdasarkan laporan BPBD Sinjai, Akmal diduga terjatuh dari kapal pada Selasa 18 Agustus 2026 sekitar pukul 06.00 WITA. Saat itu, korban sempat terlihat menuju bagian belakang kapal setelah memilah ikan dan diduga hendak mencuci tangan.

Kejadian tersebut tidak langsung diketahui awak kapal. Sekitar pukul 06.30 WITA, setelah kapal kembali dan sandar di TPI Lappa, awak kapal menyadari Akmal tidak berada di atas kapal dan kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak terkait.

Pada operasi SAR hari kedua, tim gabungan kembali melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian. Namun, hingga operasi berakhir, hasil pencarian masih nihil dan belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.

BPBD Sinjai bersama Basarnas dan unsur SAR lainnya akan melanjutkan koordinasi berdasarkan hasil evaluasi operasi. Pencarian berikutnya akan mempertimbangkan kondisi cuaca, arus, gelombang, serta perkembangan informasi dari lapangan.

Akmal Saputra, 21 tahun, masih dinyatakan dalam pencarian. Pihak terkait terus memantau perkembangan operasi dan menyampaikan informasi kepada keluarga korban.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....