Antisipasi Kemarau, Kodim 1407/Bone Siapkan Sistem Pengairan dan Pompanisasi

  • 18 Agt 2026 13:33 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Bone - Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 1407/Bone Letkol. Inf. Laode Muhammad Idrus menyampaikan sebagai langkah mengantisipasi ancaman kemarau panjang terhadap ketahanan pangan di Kabupaten Bone. TNI AD berkolaborasi dengan pemerintah daerah memfokuskan program pada optimasi lahan pertanian serta penyediaan fasilitas air baku.

Dandim 1407/Bone, Letkol Inf. Laode Muhammad Idrus, menyatakan bahwa jajarannya mengerahkan sarana pompanisasi serta perbaikan instalasi pipa untuk mengamankan pasokan air ke sawah milik warga. “Ada beberapa pekerjaan yang kita bantu untuk mempercepat optimalisasi lahan, yaitu penyediaan pompa”, tutur Dandim Laode dalam Bincang Khusus, Senin, 17 Agustus 2026.

Salah satu proyek strategis berada di Kecamatan Bengo, yakni pemanfaatan sumber air terjun alami berjarak sekitar 8 kilometer dari area persawahan. Sistem perpipaan berbasis gaya gravitasi ini diproyeksikan mampu mengairi sekitar 150 hektar lahan pertanian. "Kami membuat bak penampungan di titik sumber air, lalu alirannya dibagikan ke lahan warga menggunakan jaringan pipa," jelas Laode.

Selain Kecamatan Bengo, Kodim 1407/Bone telah memetakan sejumlah wilayah rawan krisis air lainnya, meliputi Kecamatan Mare, Kahu, dan Bontocani. Di daerah-daerah tersebut, TNI AD memfasilitasi pembuatan sumur bor serta pemanfaatan titik mata air alami, baik untuk irigasi maupun kebutuhan harian warga.

Tidak hanya fokus pada infrastruktur air, TNI AD juga menyelesaikan pembenahan akses jalan sepanjang 5 kilometer yang menghubungkan Desa Patuku menuju Camba. Jalur yang sebelumnya sulit dilalui kini sudah lebar dan dapat diakses dengan aman menggunakan sepeda motor.

“Jalan dari Patuku menuju Camba, 5 km saya ratakan, saya perlebar dan saya perbagus. Sekarang jalannya sudah bisa dilalui sepeda motor”, jelasnya.

Dandim mengaku memimpin dan meninjau langsung strategi pengerjaan di lapangan guna memastikan keamanan serta efektivitas jalur lintasan. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen TNI AD bersama Kementerian Pertanian dalam menjaga produktivitas pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....