Dandim 1407/Bone Apresiasi Peran Babinsa sebagai Ujung Tombak TNI AD
- 17 Agt 2026 20:49 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Bone - Bintara Pembina Desa (Babinsa) merupakan personil terdepan TNI Angkatan Darat (AD) yang berinteraksi langsung dengan dinamika kehidupan masyarakat setiap hari. Dedikasi Babinsa dalam mendengarkan aspirasi warga serta memetakan potensi masalah desa menjadikan mereka aktor kunci dalam menciptakan keamanan lokal.
Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 1407/Bone Letkol. Inf. Laode Muhammad Idrus mengatakan satu orang Babinsa bisa mewakili beberapa Kecamatan atau Desa. “Dan dia bekerja secara simultan dengan penuh rasa tanggung jawab dan bisa menyelesaikan semua tugas”, Kata Laode dalam Bincang Khusus RRI, Senin, 17 Agustus 2026.
Laode menambahkan Babinsa selalu siap dan sigap dalam melaksanakan tugas-tugasnya. “Sehingga kesiapan mereka tidak terlalu susah. Contoh, ketika kita mau membangun jembatan, kesiapan kita hanya perlengkapan yang ada”, tambah Laode.
Dandim 1407/Bone itu mengakui Babinsa, selain tugasnya di lapangan, juga dapat melakukan berbagai jenis pekerjaan lain di tengah masyarakat. “Dia sering ke tempat tukang batu atau tukang kayu, jadi serba bisa lah”, ujarnya.
Laode juga menegaskan kesiapan Kodim dan jajaran Babinsa tidak menemui kendala berarti di lapangan dalam mengimplementasikan seluruh program unggulannya. Pembangunan sasaran fisik pun tak luput menjadi fokus utama untuk meretas keterisolasian wilayah pedesaan di Kabupaten Bone.
Sementara itu, Jembatan Garuda adalah salah satu program unggulan TNI AD sebagai sarana vital penghubung antarwilayah terisolir. Dikatakan Laode, dalam waktu kurang dari sebulan, pihaknya mampu merealisasikan pembangunan 2 jembatan gantung sepanjang 58 m2.
“Penentuan lokasinya saya melihat dari viralnya masyarakat, jadi kita lihat di medsos. Itu juga diberitakan oleh teman-teman media, hampir sekian puluh tahun tidak diperbaiki”, ungkapnya.
Kehadiran Babinsa di lapangan tidak hanya sebatas fungsi pengawasan, tetapi juga sebagai motivator gotong royong dan pendamping warga. “Pemerintah tidak mampu menyelesaikan semua masalah di daerah sehingga itu belum jadi sasaran pokok, disitulah kami hadir untuk mengatasi permasalahan masyarakat”, tutur Laode.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....