KKN IAIN Bone Posko 77 Tarasu Paparkan Program Kerja
- 14 Agt 2026 20:41 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Bone — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler IAIN Bone Posko 77 Desa Tarasu, Kecamatan Kajuara, memaparkan program kerja dalam Seminar Program Kerja di Kantor Desa Tarasu, Jumat,14 Agustus 2026. Kegiatan yang dimulai pukul 13.30 WITA ini dihadiri pemerintah desa, BPD, tokoh masyarakat, serta masyarakat setempat, sebagai langkah awal menyelaraskan program mahasiswa dengan kebutuhan nyata warga.
Seminar tersebut tidak sekadar menjadi agenda penyampaian rencana, tetapi menjadi ruang untuk menguji relevansi program sebelum diterapkan di tengah masyarakat. Berdasarkan hasil observasi, mahasiswa menyusun sejumlah kegiatan yang menyasar penataan administrasi lingkungan, pemberdayaan UMKM, kesehatan, pendidikan, lingkungan, serta kegiatan sosial dan keagamaan.
Kepala Desa Tarasu, Achmad Tang Suki, S.IP, mengapresiasi program yang ditawarkan mahasiswa KKN. Menurutnya, keberadaan mahasiswa di desa diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan, tetapi mampu memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat. “Kami menyambut baik program kerja yang telah disusun oleh mahasiswa KKN karena diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan membantu kegiatan yang ada di desa,” ujarnya.
Koordinator Desa KKN Posko 77, Nur Afni Dwi Maharani, mengatakan program disusun dengan mempertimbangkan kondisi dan potensi Desa Tarasu. Ia menegaskan, keberhasilan KKN tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan yang terlaksana, tetapi juga dari manfaat dan keberlanjutan program setelah mahasiswa meninggalkan desa. “Kami tidak ingin program kerja yang kami jalankan hanya menjadi kegiatan selama KKN, tetapi sebisa mungkin dapat memberikan manfaat dan meninggalkan sesuatu yang dapat dilanjutkan oleh masyarakat,” katanya.
Salah satu program yang menjadi perhatian ialah penomoran rumah di setiap dusun untuk membantu menciptakan identifikasi rumah warga yang lebih tertata. Mahasiswa juga menawarkan pendampingan bagi pelaku UMKM yang belum memiliki banner atau logo usaha. Program tersebut dinilai penting karena penguatan usaha masyarakat tidak hanya membutuhkan produk, tetapi juga identitas dan informasi usaha yang mudah dikenali.
Di bidang sosial, pendidikan, kesehatan, dan lingkungan, mahasiswa menyiapkan Gerakan Sehat dan Peduli Lingkungan, edukasi menabung bagi siswa sekolah dasar, serta kegiatan yasinan mingguan. Ketua BPD Desa Tarasu turut mengingatkan agar seluruh program tetap disesuaikan dengan kebutuhan warga dan dikomunikasikan dengan pemerintah desa. “Kami berharap program yang telah direncanakan ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan dilaksanakan dengan komunikasi yang baik bersama pemerintah desa,” ungkapnya.
Melalui seminar ini, KKN Posko 77 tidak hanya memperoleh ruang untuk memperkenalkan program, tetapi juga menerima masukan dari pemerintah desa dan masyarakat sebagai bahan penyempurnaan. Kolaborasi tersebut menjadi penting agar kegiatan KKN tidak berhenti sebagai program jangka pendek, melainkan mampu meninggalkan manfaat yang realistis, dapat diterima masyarakat, dan berpotensi dilanjutkan setelah masa pengabdian mahasiswa berakhir.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....