BKPRMI Bone Dorong Masjid Ramah Anak

  • 11 Agt 2026 18:55 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Bone – Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Bone mendorong pengurus masjid mengembalikan fungsi masjid sebagai ruang ibadah, pendidikan, dan kegiatan sosial yang ramah bagi semua kalangan, termasuk anak-anak. Ketua BKPRMI Kabupaten Bone, Hasbullah, S.PdI, M.Pd, menilai sejumlah peristiwa yang melibatkan anak-anak di lingkungan masjid menjadi momentum untuk mengevaluasi kembali cara jamaah dan pengurus memahami fungsi masjid.

Menurutnya, masjid tidak semestinya hanya dipandang sebagai tempat melaksanakan salat. “Fungsi masjid itu yang pertama adalah sebagai tempat ibadah, yang kedua sebagai pusat pendidikan, dan yang ketiga sebagai kegiatan sosial. Maka dari itu, para jamaah dan pengurus masjid harus tahu dan mengerti sebenarnya apa fungsi masjid,” ujar Hasbullah kepada RRI.CO.ID, Selasa 11 Agustus 2026.

Ia mengatakan, keberadaan anak-anak di masjid merupakan bagian dari proses regenerasi umat. Aktivitas anak-anak yang belajar mengaji melalui TK-TPA, terutama pada sore hari, perlu diarahkan dan dibina, bukan justru dijauhkan dari masjid karena dianggap mengganggu kenyamanan jamaah.

Hasbullah mengungkapkan, BKPRMI Bone telah berkoordinasi dengan pengelola TK-TPA agar pengawasan terhadap anak-anak lebih diperkuat. Salah satunya memastikan guru atau ustaz yang mendampingi sudah berada di masjid ketika para santri mulai berdatangan, sehingga aktivitas anak-anak dapat berlangsung secara terarah.

“Jangan sampai anak lebih dulu datang daripada guru TK-TPA atau ustaznya. Kita mengharapkan anak-anak yang datang mengaji ini nyaman, tenang, dan pengurus masjid juga menganggap mereka sebagai generasi yang harus kita bina bersama,” katanya.

Hasbullah juga menilai masjid perlu meningkatkan pelayanan dan fasilitas agar mampu menjadi ruang yang nyaman bagi generasi muda. Ia mencontohkan hasil kunjungannya ke Masjid Sejuta Pemuda di Sukabumi yang dinilainya berhasil menghadirkan konsep masjid ramah dan nyaman. Menurutnya, masjid harus mampu memberikan pelayanan yang menarik bagi anak dan remaja, sehingga mereka tidak lebih memilih ruang-ruang lain di luar masjid.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....