HKAN 2026 di Lejja, Polres Soppeng Dukung Ekowisata
- 10 Agt 2026 19:43 WIB
- Bone
RRI.CO.ID,SOPPENG — Peringatan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2026 di Kabupaten Soppeng berlangsung di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Lejja, Desa Bulue, Kecamatan Marioriawa, Senin (10/8/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.20 WITA tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kelestarian alam sekaligus mengembangkan potensi kawasan konservasi secara berkelanjutan.
Polres Soppeng turut hadir melalui Kasi Humas AKP H. Husain, S.Sos., S.H., M.H. yang mewakili Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H. Kehadiran tersebut didampingi Kasat Binmas IPTU Andri Hermansyah, S.Sos., M.Si. dan Kapolsek Marioriawa AKP H. Musmulyadi, S.Pd.I. Kehadiran jajaran Polres Soppeng menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian lingkungan sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, pengelola kawasan konservasi, kelompok masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan.
Peringatan HKAN 2026 turut dihadiri Kepala BBKSDA Sulawesi Selatan Ir. Hasnawir, S.Hut., M.Sc., Ph.D., Wakil Bupati Soppeng Ir. Selle KS Dalle, unsur TNI, Kejaksaan, pemerintah kecamatan dan desa, perbankan, pihak swasta, Kelompok Tani Hutan, Masyarakat Mitra Polhut serta sejumlah tokoh masyarakat. Sejumlah agenda digelar dalam rangkaian kegiatan tersebut. Di antaranya video conference bersama Menteri Kehutanan, Wakil Menteri Kehutanan dan Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) dari TWA Angke Kapuk Jakarta.
Kegiatan juga dirangkaikan dengan launching camping ground serta penanaman pohon secara seremonial sebagai simbol komitmen bersama dalam menjaga kelestarian kawasan TWA Lejja. Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto mengatakan, pelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Konservasi alam bukan hanya tentang menjaga kawasan hutan, tetapi juga menjaga kehidupan yang ada di dalamnya. Karena itu, sinergi antara pemerintah, aparat, masyarakat dan seluruh pihak sangat penting agar kawasan konservasi tetap terjaga dan dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan,” ujar AKBP Hari Budiyanto.
Menurutnya, TWA Lejja tidak hanya memiliki nilai ekologis, tetapi juga menyimpan potensi wisata yang dapat dikembangkan untuk mendukung perekonomian masyarakat dengan tetap mengedepankan prinsip kelestarian lingkungan. Kapolres mengajak masyarakat menjadikan momentum HKAN sebagai pengingat untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat merusak alam. Masyarakat juga diminta bersama-sama menjaga kebersihan dan keamanan kawasan wisata.
“Ketika alam terjaga, masyarakat juga yang akan merasakan manfaatnya. Mari kita rawat kawasan ini bersama-sama, sehingga tetap menjadi tempat yang nyaman untuk dikunjungi sekaligus tetap terjaga kelestariannya bagi generasi mendatang,” tambahnya.
Peringatan HKAN menjadi salah satu momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keanekaragaman hayati dan ekosistem. Kawasan konservasi tidak hanya berfungsi secara ekologis, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk pendidikan, penelitian, pemberdayaan masyarakat dan pariwisata alam yang bertanggung jawab.
Melalui launching camping ground dan penanaman pohon, seluruh pihak yang hadir menunjukkan komitmen untuk menjaga TWA Lejja agar tetap lestari sekaligus dapat dikembangkan sebagai destinasi ekowisata. Seluruh rangkaian kegiatan HKAN 2026 di TWA Lejja berlangsung dalam keadaan aman, lancar dan terkendali.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....