Pemkab Bone Kerahkan Lima Armada atasi Sawah Kekeringan
- 08 Agt 2026 21:22 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Bone - Pemerintah Kabupaten Bone mengerahkan lima unit armada untuk membantu mengatasi dampak kekeringan yang mengancam lahan persawahan milik petani. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah tanaman padi mengalami gagal panen di tengah musim kemarau.
Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Bone, Muhammad Nur Fajar, mengatakan penyiraman dilakukan di wilayah Kecamatan Tanete Riattang Barat yang terdampak kekeringan. Sekitar dua hektare lahan persawahan menjadi sasaran penyaluran air oleh tim terpadu.
"Di wilayah Kecamatan Tanete Riattang Barat, lokasi yang kami lakukan penyiraman itu ada sekitar kurang lebih dua hektare sawah yang mengalami dampak kekeringan. Sekarang kita sedang memasuki musim kemarau akibat cuaca yang tidak menentu ini, jadi banyak persawahan petani mengalami kekeringan," ujar Muhammad Nur Fajar, Jumat, 7 Agustus 2026.
Menurutnya, lima armada dikerahkan dalam kegiatan tersebut dengan melibatkan sejumlah instansi terkait. Armada berasal dari Dinas Sosial, Dinas Pemadam Kebakaran, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah untuk mempercepat distribusi air ke lahan pertanian.
Kondisi persawahan yang terdampak disebut cukup memprihatinkan. Tanah di sejumlah area telah mengalami keretakan akibat kekurangan air, sementara tanaman padi mulai memasuki fase berbuah.
"Memang kondisi sawah di sana tadi sangat memprihatinkan, tanahnya sudah mengalami keretakan akibat kekeringan. Kami sangat menyayangkan karena padi itu sudah mulai berbuah, jadi kita takutnya ada gagal panen," jelasnya.
Muhammad Nur Fajar menambahkan, langkah penyiraman dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap dampak kekeringan yang semakin dirasakan petani. Penanganan tersebut juga merupakan tindak lanjut arahan Bupati Bone untuk membantu petani yang lahan persawahannya mengalami kekurangan air.
Fajar menambahkan Pemerintah Kabupaten Bone bersama instansi terkait akan terus memantau kondisi lahan pertanian yang terdampak kekeringan. Bantuan distribusi air diharapkan dapat menjaga tanaman padi tetap tumbuh hingga masa panen sekaligus mengurangi potensi kerugian yang dialami petani.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....