Fleksibilitas Industri Kreatif: Bebas Berekspresi tanpa Kehilangan Jati Diri
- 05 Agt 2026 17:24 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Bone - Kebebasan berekspresi menjadi daya tarik utama yang membedakan industri kreatif dengan sektor pekerjaan lainnya. Fleksibilitas tersebut memberikan ruang berkarya yang lebih luas bagi para pelaku industri tanpa adanya tekanan atau batasan yang mengikat.
Content Creator asal Bone Andi Sophie Shalsarani, S.P. menilai bahwa profesi di industri kreatif tidak membatasi kreator, selama tidak merugikan pihak lain. "Itu adalah yang paling keren dari dunia kreatif karena tidak pernah ada batasan, beda dengan kerja kantoran yang terikat dengan standar operasional dan segala macamnya," ujar Sophie dalam Bincang Siang RRI, Rabu, 5 Agustus 2026.
Ruang ekspresi yang bebas tersebut dihadapkan dengan dinamika pemanfaatan media sosial di era digital. Pelaku industri kreatif dituntut untuk pandai memanfaatkan platform digital secara bijak tanpa harus kehilangan jati diri.
Sophie mengatakan penyesuaian terhadap hal yang sedang populer menjadi strategi penting agar konten yang disajikan tetap relevan bagi audiens. Kendati demikian, setiap tren yang diikuti perlu dimodifikasi sedemikian rupa agar tetap mencerminkan keunikan dan ciri khas pribadi.
Ia menyarankan agar para kreator lebih mengedepankan kreativitas dalam menyikapi setiap arus perubahan di media sosial. “Jangan sampai apa yang lagi trending merusak personal branding atau apa yang kita inginkan sebagai jati diri," tegasnya.
Keseimbangan antara pemenuhan kebutuhan algoritma media sosial dan mempertahankan identitas asli menjadi modal penting dalam berkarya. “Jadi lebih ke kreativitas aja sih. Bagaimana menyeimbangkan antara tren atau kebutuhan sosial media dan ciri khas kita”, jelas Content Creator itu.
Strategi penyesuaian ini memungkinkan seorang kreator untuk tetap diminati publik sekaligus menjaga integritas karyanya. “Sebagai konten kreator kita harus cermat. Bagaimana cara kita modifikasi tren itu sedemikian rupa agar sesuai dengan ciri khas kita”, lanjutnya.
Kreativitas yang autentik akan menjadi benteng utama bagi para kreator untuk terus bertahan di tengah pesatnya persaingan media digital. Pada akhirnya, industri kreatif menuntut kejelian dalam mengolah tren tanpa mengorbankan karakter khas yang dimiliki.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....