Polisi Selidiki Perkelahian Dua Warga di SPBU Bone

  • 03 Agt 2026 21:14 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID.BONE - Keributan terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Jalan Mangga, Kelurahan Macege, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, Minggu 2 Agustus 2026 sore. Dua warga terlibat perkelahian yang diduga dipicu kesalahpahaman terkait antrean pengisian bahan bakar minyak (BBM).

Insiden tersebut sempat menyita perhatian warga dan pengendara yang sedang mengantre di SPBU. Rekaman video amatir yang beredar di media sosial memperlihatkan dua pria saling adu pukul, sementara sejumlah warga berupaya melerai untuk mencegah keributan semakin meluas.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedua pria yang terlibat dalam peristiwa itu masing-masing berinisial FR (52) dan KD (55). Menerima laporan masyarakat, personel Polres Bone langsung mendatangi lokasi kejadian untuk mengamankan situasi sekaligus mencegah terjadinya keributan lanjutan.

Kasat Reskrim Polres Bone AKP Alvin Aji K melalui Kanit Resum Polres Bone, IPDA Sudirman, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan guna mengungkap secara utuh penyebab peristiwa tersebut. "Berdasarkan laporan yang kami terima, korban berinisial FR mengaku menjadi korban pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh KD bersama temannya. Namun kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Dugaan sementara, peristiwa ini dipicu persoalan antrean BBM," ujar IPDA Sudirman, Senin (3/8/2026).

Berdasarkan keterangan korban, perselisihan bermula saat terlapor mengklaim memiliki hak antrean untuk mengisi BBM. Namun, pihak SPBU lebih dahulu melayani korban sehingga memicu adu mulut yang berujung pada aksi saling pukul.

Akibat kejadian tersebut, korban dilaporkan mengalami luka mimisan pada bagian hidung. Sementara itu, Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Polres Bone telah mengamankan sementara pihak terlapor guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan selama proses penyelidikan berlangsung.

Polres Bone mengimbau masyarakat agar mengedepankan penyelesaian secara damai dalam setiap perselisihan serta menghindari tindakan kekerasan yang dapat berujung pada proses hukum.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....