Maggot BSF, Solusi Nyata Pengelolaan Sampah Organik

  • 03 Agt 2026 15:36 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Bone - Rumah Sampah Bone mendorong pemanfaatan maggot Black Soldier Fly (BSF) sebagai solusi nyata dalam pengelolaan sampah organik. Founder Rumah Sampah Bone, Arismayanti Tahir, S.Ag., M.Ag, mengatakan penggunaan maggot tidak hanya mampu mengurangi volume sampah secara signifikan, tetapi juga menghasilkan produk bernilai ekonomi yang mendukung penerapan ekonomi sirkular di masyarakat.

Menurut Arismayanti, maggot mampu mengurai sampah organik dengan cepat sehingga sampah yang sebelumnya menjadi beban dapat diolah menjadi produk bermanfaat. Hasil budidaya maggot dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak, pupuk organik, hingga kasgot yang memiliki nilai jual.

Ia menegaskan persoalan sampah harus diselesaikan dari sumbernya. Ketika rumah tangga mulai memilah sampah organik dan mengolahnya melalui budidaya maggot, beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dapat berkurang secara signifikan sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.

“Pengelolaan sampah tidak lagi dipandang sebagai beban, tetapi menjadi bagian dari ekonomi sirkular yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Dari sampah organik kita bisa menghasilkan produk yang bernilai ekonomi,” ujar Arismayanti saat dikonfirmasi rri.co.id, Senin 03 Agustus 2026.

Arismayanti juga mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Makassar yang mulai menerapkan kebijakan pemilahan sampah. "kebijakan tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan sampah tidak cukup hanya mengandalkan pengangkutan ke TPA, tetapi harus dimulai dari rumah tangga melalui kebiasaan memilah sampah," tuturnya.

Ia berharap kebijakan tersebut diikuti dengan penguatan infrastruktur, edukasi yang berkelanjutan, serta kolaborasi antara pemerintah, komunitas, akademisi, dan pelaku usaha. Dengan dukungan berbagai pihak, budidaya maggot diyakini mampu menjadi solusi dalam mengurangi timbulan sampah organik sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.

Arismayanti menambahkan, masa depan pengelolaan sampah bukan lagi mengandalkan pola “kumpul-angkut-buang”, melainkan “pilah-olah-manfaatkan”. Menurutnya, maggot menjadi bukti bahwa pengelolaan sampah organik dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus meningkatkan nilai ekonomi apabila dikelola dengan ilmu, kolaborasi, dan komitmen bersama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....