BKPRMI Sinjai Utara Perluas Gerakan Berantas Buta Aksara Al-Qur'an

  • 29 Jul 2026 20:41 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Sinjai - Upaya pemberantasan buta aksara Al-Qur’an di Kabupaten Sinjai terus diperkuat melalui penyediaan sarana belajar bagi anak-anak sejak usia dini. Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kecamatan Sinjai Utara memperluas program pembagian Al-Qur’an dan buku Iqro dari santri TK/TPA hingga pelajar Sekolah Dasar (SD).

Sejak program tersebut dijalankan, BKPRMI Sinjai Utara telah menyalurkan sekitar 700 eksemplar Al-Qur’an dan Iqro kepada penerima manfaat di sejumlah wilayah Kecamatan Sinjai Utara. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung proses pembelajaran sekaligus meningkatkan kemampuan peserta didik dalam membaca Al-Qur’an.

Ketua BKPRMI Kecamatan Sinjai Utara, Baso Salahuddin, mengatakan program tersebut awalnya difokuskan untuk memenuhi kebutuhan belajar santri di TK/TPA. Namun, seiring berjalannya waktu, sasaran program diperluas hingga ke sekolah dasar sebagai bagian dari penguatan pendidikan Al-Qur’an sejak usia dini.

"Kami ingin memastikan semakin banyak anak-anak, baik santri TK/TPA maupun pelajar sekolah dasar, memiliki akses terhadap Al-Qur'an dan buku Iqro sebagai sarana belajar. Alhamdulillah, hingga saat ini sekitar 700 eksemplar telah kami salurkan," ujarnya, Selasa 28 Juli 2026.

Sejumlah sekolah yang telah menerima bantuan tersebut di antaranya SDN 82 Tokinjong, SD Muhammadiyah Sinjai, dan SD Cita Islamic School. Selain sekolah, bantuan juga disalurkan kepada sejumlah lembaga pendidikan Al-Qur’an sebagai upaya memperluas akses bahan belajar bagi anak-anak.

Menurut Baso, program tersebut merupakan bentuk kepedulian BKPRMI terhadap penguatan pendidikan keagamaan sekaligus mendukung gerakan pemberantasan buta aksara Al-Qur’an di tengah masyarakat. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan kontribusi terhadap kemajuan pendidikan dan membentuk generasi yang memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an.

"Program ini merupakan hasil kolaborasi kami dengan teman-teman Relawan Wakaf Al-Qur'an (RWA) Sulawesi Selatan. Ke depan, program ini akan terus kami perluas agar semakin banyak lembaga pendidikan yang merasakan manfaatnya," tutup Baso.

Melalui program tersebut, BKPRMI Sinjai Utara menargetkan semakin banyak anak memiliki akses terhadap Al-Qur’an dan Iqro sebagai sarana pembelajaran. Gerakan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun budaya literasi Al-Qur’an secara berkelanjutan di lingkungan keluarga, sekolah, dan lembaga pendidikan keagamaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....