Guru SD Hadapi Tantangan Baru, Mengajar Bahasa Inggris
- 29 Jul 2026 13:43 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Bone - Penerapan pembelajaran bahasa Inggris di sekolah dasar dinilai menjadi tantangan baru bagi guru kelas yang selama ini dituntut mampu mengajar hampir seluruh mata pelajaran. Meski demikian, kebijakan pemerintah yang memasukkan bahasa Inggris dalam kurikulum disambut positif karena dianggap penting untuk membekali siswa menghadapi perkembangan global.
Guru SD Negeri 24 Macanang, Nastang, menjelaskan bahwa karakteristik guru sekolah dasar memang berbeda dengan guru jenjang SMP atau SMA. Seorang guru SD dituntut memiliki kemampuan mengajar berbagai mata pelajaran, mulai dari Bahasa Indonesia, IPA, Seni Rupa hingga mata pelajaran lainnya, termasuk nantinya bahasa Inggris.
“Guru SD itu memang serbabisa. Misalnya berijazah Bahasa Indonesia, tetapi harus mampu mengajar IPA, seni rupa, dan semua mata pelajaran. Ditambah lagi nanti ada bahasa Inggris. Ini menjadi tantangan terberat bagi guru SD,” ujarnya saat berbincang bersama RRI Bone, Rabu, 29 Juli 2026.
Nastang, mengaku dirinya telah mengajar bahasa Inggris selama kurang lebih sepuluh tahun di SD Negeri 24 Macanang. Namun, karena tuntutan sertifikasi, ia kemudian beralih menjadi guru kelas meski hingga kini masih tetap mengajarkan bahasa Inggris di kelas lain.
Menurutnya, kebijakan menjadikan bahasa Inggris sebagai mata pelajaran di sekolah dasar merupakan langkah yang tepat. Ia menilai bahasa Inggris bukan lagi sekadar keterampilan tambahan, melainkan kebutuhan yang harus dimiliki siswa agar mampu mengikuti perkembangan informasi dan komunikasi di era global.
“Bahasa Inggris sekarang bukan lagi keterampilan tambahan. Anak-anak dituntut mampu memahami informasi yang banyak menggunakan bahasa Inggris, termasuk di media sosial. Yang diajarkan di SD juga bukan tata bahasa yang rumit, tetapi sebagai alat komunikasi dasar,” katanya.
Ia menambahkan, kesiapan guru menjadi faktor utama dalam keberhasilan pembelajaran bahasa Inggris. Menurutnya, guru SD tidak harus fasih seperti penutur asli, melainkan cukup menguasai kosakata, percakapan sederhana, serta instruksi dasar yang dapat digunakan setiap hari di kelas, seperti good morning students, open your book, stand up please, dan repeat after me. Kebiasaan sederhana tersebut diyakini mampu membangun suasana belajar yang menyenangkan sekaligus meningkatkan kepercayaan diri siswa menggunakan bahasa Inggris.
Antusiasme siswa terhadap bahasa Inggris di SD Negeri 24 Macanang pun dinilai sangat tinggi. Nastang, mengungkapkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler bahasa Inggris menjadi salah satu yang paling diminati siswa. Bahkan, beberapa tahun lalu dua siswa binaannya berhasil mengikuti program ke Singapura, menjadi bukti bahwa minat dan kemampuan siswa dapat berkembang ketika mendapat pendampingan yang tepat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....