Sekwan Bone Jelaskan Posisi CCTV Kasus Dugaan Penganiayaan di DPRD

  • 28 Jul 2026 19:08 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Bone - Sekretaris DPRD (Sekwan) Bone, Andi Muchlis, akhirnya memberikan penjelasan terkait keberadaan kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi dugaan penganiayaan yang dilaporkan seorang staf Sekretariat DPRD Bone terhadap Ketua DPRD Bone, Andi Tenri Walinonong. Penjelasan itu disampaikan Andi Muchlis disampaikan si area kantin DPRD Bone, Jalan Reformasi, Kelurahan Bulu Tempe, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Selasa, 28 Juli 2026.

Menurut Andi Muchlis, kamera CCTV yang berada di area masjid dalam kompleks DPRD Bone memang masih terpasang. Namun, arah kamera tersebut tidak menghadap langsung ke kantin yang disebut sebagai lokasi dugaan kejadian.

Ia menjelaskan, CCTV tersebut lebih banyak mengarah ke area parkir kendaraan yang berada di bagian tengah kompleks DPRD Bone. "Itu masih yang lama. Yang dia lihat itu parkiran dan pinggirannya sedikit. Tapi tidak diambil sepenuhnya di sini karena fokusnya ke area parkiran, tempat mobil keluar masuk," ujarnya.

Karena posisi kamera mengarah ke area parkir, Andi Muchlis menyebut dugaan peristiwa yang disebut terjadi di sisi pinggir kantin tidak terekam kamera CCTV tersebut. Saat ditanya mengenai kondisi CCTV, Andi Muchlis mengatakan lampu indikator perangkat masih menyala. Namun, ia mengaku belum pernah memeriksa langsung apakah kamera tersebut masih merekam atau tidak sejak dugaan insiden terjadi.

"Kalau setahu saya lampunya menyala, tapi saya tidak pernah menyalakan layar untuk mengecek sejak kejadian sampai hari ini. Jadi saya tidak bisa berasumsi apakah dia merekam atau tidak. Itu saja yang bisa saya pertanggungjawabkan," katanya.

Ia juga mengungkapkan adanya informasi mengenai kendala teknis pada perangkat CCTV. Menurutnya, berdasarkan informasi yang diterimanya, kemungkinan terdapat gangguan pada sambungan perangkat ke monitor. "Katanya kabel HDMI-nya yang bermasalah. Pernah juga monitornya tidak menampilkan gambar dengan jelas," ujarnya.

Meski demikian, Andi Muchlis menegaskan informasi tersebut masih sebatas keterangan yang diterimanya dan belum dipastikan melalui pemeriksaan teknis. Ia juga menyampaikan bahwa penyidik Satreskrim Polres Bone telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sebagai bagian dari proses penyelidikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....