Lapas Watampone Gelar CKG dan Skrining TBC bagi WBP
- 24 Jul 2026 19:46 WIB
- Bone
RRI.CO.ID,BONE – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Watampone menggelar Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan skrining Tuberkulosis (TBC) bagi petugas serta Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Jumat 24 Juli 2026, sebagai dukungan terhadap program nasional di bidang kesehatan. Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WITA itu dibuka oleh Kepala Seksi Pembinaan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadik) mewakili Kepala Lapas Kelas IIA Watampone.
Pelaksanaan pemeriksaan kesehatan merupakan hasil kolaborasi antara Lapas Watampone dengan UPT Puskesmas Bajoe, serta melibatkan UPT Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kabupaten Bone, Dinas Kesehatan Kabupaten Bone, dokter, perawat, dan tenaga kesehatan. Pemeriksaan dilakukan secara bertahap agar seluruh peserta memperoleh pelayanan kesehatan secara optimal sesuai jadwal yang telah disusun.
Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan tekanan darah, tinggi dan berat badan, lingkar perut, gula darah, serta kolesterol melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Selain itu, peserta juga menjalani skrining Tuberkulosis (TBC) melalui identifikasi gejala TB dan pemeriksaan status merokok sebagai langkah deteksi dini penyakit menular.
Khusus bagi pegawai perempuan dan WBP perempuan, dilakukan pula pemeriksaan HIV dan/atau sifilis, serta skrining kanker leher rahim dan kanker payudara sesuai ketentuan yang berlaku. Pada hari pertama, sebanyak 123 peserta mengikuti kegiatan, terdiri dari 98 warga binaan dan 25 pegawai. Seluruh rangkaian pemeriksaan berlangsung tertib dan mendapat antusiasme peserta.
Kepala Lapas Kelas IIA Watampone, Rahnianto, mengatakan kegiatan tersebut merupakan komitmen Lapas dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus mendukung upaya pemerintah mengendalikan penyakit menular di lingkungan pemasyarakatan. "Pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis dan Skrining Tuberkulosis ini merupakan langkah nyata dalam memastikan kondisi kesehatan petugas maupun warga binaan tetap terjaga. Melalui deteksi dini, kami berharap berbagai potensi penyakit dapat segera ditangani sehingga tercipta lingkungan pemasyarakatan yang sehat, aman, dan produktif," ujar Rahnianto.
Ia juga mengapresiasi dukungan Dinas Kesehatan Kabupaten Bone, UPT Puskesmas Bajoe, serta seluruh tenaga kesehatan yang telah berkolaborasi menyukseskan kegiatan tersebut. Menurut Rahnianto, hasil pemeriksaan akan menjadi dasar pemberian tindak lanjut medis maupun rujukan bagi peserta yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.
Melalui kegiatan ini, Lapas Watampone berharap derajat kesehatan petugas dan warga binaan terus meningkat, sekaligus memperkuat deteksi dini penyakit menular maupun tidak menular demi mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang sehat dan bebas dari penularan penyakit.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....