Operator Ekskavator Tewas Tertimbun Longsor di Lokasi Tambang Galian C

  • 24 Jul 2026 19:49 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Bone - Kecelakaan kerja merenggut nyawa seorang operator alat berat di lokasi tambang galian C yang berada di Desa Lampoko, Kecamatan Barebbo, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Jumat, 24 Juli 2026. Lokasi kejadian berada sekitar 10 kilometer dari Kota Watampone, atau dapat ditempuh dalam waktu sekitar 20 menit perjalanan menggunakan kendaraan bermotor.

Korban diketahui bernama Irpan (32). Saat kejadian, ia sedang mengoperasikan alat berat jenis ekskavator PC 200 merek Hitachi berwarna oranye untuk mengeruk material tambang berupa batu gunung dan timbunan sirtu. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban awalnya melakukan pengerukan pada bagian atas tebing tambang dengan metode berbentuk payung.

Material hasil pengerukan kemudian dimuat ke sebuah dump truck. Setelah proses pemuatan pertama selesai, korban kembali mengoperasikan ekskavator untuk melakukan pengerukan berikutnya. Namun nahas, tebing tambang yang terdiri atas tanah bercampur batu gunung tiba-tiba longsor dan menghantam alat berat yang sedang dioperasikan korban. Pemilik lahan tambang, Alyas, mengatakan para pekerja sebelumnya telah mengingatkan korban agar tidak melanjutkan aktivitas pengerukan di bagian atas tebing karena kondisinya dinilai membahayakan.

"Awalnya memang sudah dilarang naik ke atas sama para pekerja karena kondisinya sudah membahayakan. Tapi dia tetap melanjutkan pekerjaannya. Saat longsor terjadi, korban sempat melompat keluar dari alat berat, namun tetap tertimpa material longsoran," ujar Alyas.

Melihat kejadian tersebut, para buruh pengangkut batu yang berada di sekitar lokasi langsung berupaya mengevakuasi korban dari timbunan tanah dan batu. Sayangnya, saat berhasil dievakuasi, Irpan sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Sementara, Kapolsek Barebbo, AKP Muhlis, membenarkan peristiwa kecelakaan kerja tersebut. "Korban bernama Irpan, usia 32 tahun. Jenazah korban sudah dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan. Saat ini personel masih melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari para saksi untuk mengetahui penyebab pasti kejadian," kata AKP Muhlis.

Usai menerima laporan, personel Polsek Barebbo bersama unsur Tripika langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan sejumlah saksi, serta mengamankan area kejadian. Menurut nya, personel Polres Bone juga telah berada di area tambang untuk membantu proses penyelidikan. Polisi memasang garis polisi di sekitar lokasi longsor sebagai bagian dari proses penyelidikan guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan kerja tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....