Hadapi Kemarau, Pemkab Pinrang Gelar Dzikir dan Doa Bersama

  • 24 Jul 2026 20:14 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Pinrang - Pemerintah Kabupaten Pinrang memadukan langkah teknis dan spiritual dalam menghadapi dampak kemarau panjang serta fenomena El Nino yang memukul sektor pertanian. Di samping pengerahan sarana pengairan, pemerintah daerah menggelar dzikir dan doa bersama untuk memohon hujan.

Kegiatan keagamaan tersebut dipusatkan di Masjid Agung Al-Munawwir pada Kamis, (23/7/2026). Bupati Pinrang Andi Irwan Hamid menyatakan bahwa seluruh strategi penanganan kekeringan membutuhkan penguatan spiritual agar memberikan hasil yang optimal bagi masyarakat.

"Sebagai umat yang beriman, kita harus menyadari bahwa segala ikhtiar teknis tetap memerlukan pertolongan Allah SWT. Doa dan munajat bersama menjadi bagian penting dari usaha kita menghadapi ujian kemarau ini," kata Irwan dalam sambutannya.

Sejauh ini, Pemkab Pinrang telah mengerahkan berbagai sumber daya untuk membantu petani terdampak penurunan debit air irigasi. Upaya tersebut mencakup optimalisasi jaringan irigasi, pemanfaatan sistem pompanisasi, hingga pengerahan armada tangki air ke areal persawahan yang kritis.

Irwan mengimbau para camat, kepala desa, hingga lurah untuk terus menggalakkan kegiatan keagamaan di wilayah masing-masing. Para pimpinan wilayah diminta mengajak masyarakat membiasakan salat berjamaah dan berdoa bersama demi memohon rahmat penyejuk di tengah kemarau ekstrem. Selain menyuarakan penguatan iman, Irwan kembali mengingatkan pentingnya menjaga kondusivitas antarwarga. Keterbatasan sumber daya air diharapkan tidak memicu perselisihan di tingkat tapak.

Manajemen pembagian air irigasi, baik melalui saluran teknis maupun jaringan pompa darurat, diminta tetap mengedepankan semangat musyawarah dan rasa keadilan. Langkah ini dinilai krusial untuk mencegah terjadinya gesekan sosial di kalangan petani. Pemkab Pinrang berharap kombinasi ikhtiar lahiriah dan batiniah ini dapat membantu daerah penopang pangan tersebut melewati masa kritis kekeringan, sekaligus menjaga produktivitas persawahan warga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....