Atasi Kemarau El Nino, Pemkab Pinrang Libatkan Ulama

  • 24 Jul 2026 20:08 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, PINRANG — Pemerintah Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, menempuh pendekatan religius untuk memitigasi dampak kemarau panjang yang diperparah fenomena El Nino. Langkah ini diambil guna melengkapi penanganan teknis yang telah berjalan di lapangan.

Bupati Pinrang H.A. Irwan Hamid menggalang sinergi tersebut melalui rapat terbatas bersama jajaran ulama dan tokoh agama setempat pada Rabu. Pertemuan itu dirancang untuk menghimpun pandangan, masukan, sekaligus dukungan spiritual.

Menurut Irwan, penanganan ancaman kekeringan tidak cukup hanya mengandalkan program teknis dari dinas terkait. Pendekatan spiritual dinilai sebagai bagian penting dalam menjaga ketahanan mental dan sosial masyarakat. "Kita tentu terus berikhtiar melalui berbagai langkah yang menjadi kewenangan Pemerintah," kata Irwan di ruang kerjanya, Kamis, (23/7/2026).

Ia menambahkan, keterlibatan tokoh agama diharapkan dapat memperkuat kebersamaan warga dalam menghadapi ancaman krisis air. Sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian Pinrang menjadi salah satu perhatian mendasar dalam pertemuan tersebut.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk terus memperbanyak doa dan menjaga semangat gotong royong selama musim kemarau. Langkah penyesuaian di tingkat tapak juga terus didorong agar dampak kekeringan tidak memicu kerugian yang lebih luas. "Semoga melalui kebersamaan ini, ikhtiar yang kita lakukan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat," ujar Irwan.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri Kepala Kantor Kemenag Pinrang H. Muh. Idris, Ketua MUI Pinrang KH Masse Laibu, serta pimpinan Baznas dan instansi terkait lainnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....