HMI Cabang Bone Kawal Laporan Dugaan Penganiayaan Kader oleh Ketua DPRD Bone

  • 23 Jul 2026 11:30 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Bone - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bone mengambil sikap tegas dengan mengawal proses hukum hingga tuntas atas dugaan penganiayaan yang menimpa salah seorang kadernya, YNS. Kasus ini menyeret nama Ketua DPRD Bone, Andi Tenri Walinonong, sebagai terlapor.

Ketua HMI Cabang Bone, Andi Miftahul Amri, menyampaikan hal tersebut saat mendampingi korban membuat laporan resmi di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Bone, Jalan Jenderal Yos Sudarso, Watampone, Rabu, 22 Juli 2026 malam.

"Teman-teman HMI, mulai dari ketua-ketua komisariat, para senior hingga kader, sepakat mengawal kasus ini sampai tuntas. Kami menilai ada hal-hal yang perlu menjadi perhatian karena ini juga membawa nama HMI," ujar Andi Miftahul di lokasi.

Peristiwa bermula ketika YNS, yang juga merupakan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Sekretariat DPRD Bone, dipanggil oleh Ketua DPRD Bone ke kantin kantor. Sesampainya di lokasi, YNS mengaku mengalami serangkaian tindakan kekerasan.

"Ketua DPRD Bone memanggil saya ke kantin. Setelah sampai di kantin, satu bosara berisi kue dihamburkan ke arah muka saya. Setelah itu saya disiram air ke wajah, dilempar botol, dan dilempar botol sambal," ungkap YNS.

Tidak terima atas perlakuan tersebut, YNS bersama seorang rekan sesama PPPK berinisial PW memutuskan untuk menempuh jalur hukum. Sebelum melapor, korban sempat diarahkan pihak kepolisian untuk menjalani visum di Rumah Sakit Umum Tenriawaru Bone.

Menanggapi kasus yang melibatkan senior organisasinya tersebut, Andi Miftahul menyatakan bahwa pihaknya terus membangun komunikasi intensif dengan jajaran internal, mulai dari ketua komisariat hingga para senior. Terkait isu rencana aksi unjuk rasa, ia menyebut HMI Bone masih berada pada tahap konsolidasi internal sebelum menentukan langkah organisasi selanjutnya.

HMI Bone berharap kepolisian dapat menangani laporan ini secara profesional, objektif, dan transparan. Hingga berita ini diterbitkan, pihak Polres Bone belum memberikan keterangan resmi terkait penanganan perkara tersebut.

Sementara itu, Ketua DPRD Bone, Andi Tenri Walinonong, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat belum memberikan tanggapan substantif dan meminta agar konfirmasi langsung diarahkan kepada pihak lain.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....