Gelar Diskusi Publik, Collipujie Dorong Pelestarian Kearifan Lokal Bugis
- 21 Jul 2026 14:59 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Makassar - Organisasi kemasyarakatan Corong Literasi, Pusat Kajian & Edukasi (Collipujie) kembali menggelar diskusi rutin guna membahas sejarah, budaya, dan peradaban Bugis. Diskusi yang berlangsung pada Senin malam tersebut mengangkat tema "Pattola Palallo" dengan menghadirkan pemerhati sejarah dan budaya, Andi Yusman Batara Aji, sebagai narasumber.
Dalam pemaparannya, Andi Yusman menjelaskan bahwa Pattola Palallo bukan sekadar istilah tradisi, melainkan cerminan etos kehidupan masyarakat agraris Bugis. Konsep tersebut mengandung makna ketekunan, tanggung jawab, serta kearifan dalam membaca dan memanfaatkan potensi alam demi keberlangsungan hidup bersama.
Menurut Yusman, nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya tetap sangat relevan di tengah pesatnya tantangan zaman. "Generasi muda perlu memahami bahwa kemajuan tidak harus mengikis akar budaya, melainkan justru dibangun di atas nilai-nilai warisan leluhur," ujar Andi Yusman kepada rri.co.id, Senin, 20 Juli 2026.
Diskusi berlangsung interaktif dengan melahirkan berbagai pandangan dari peserta mengenai pentingnya pendokumentasian pengetahuan lokal. Forum ini sekaligus menjadi ruang refleksi bersama untuk menguatkan identitas budaya Bugis di tengah derasnya arus globalisasi.
Ketua Collipujie, Afdhal, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam merawat tradisi intelektual di tengah masyarakat. "Kami berharap forum ini dapat mempertemukan akademisi, budayawan, dan generasi muda untuk membahas berbagai persoalan budaya maupun sosial," kata Afdhal.
Diskusi Pattola Palallo ini diharapkan menjadi pemantik dalam menghidupkan kembali kearifan lokal sebagai inspirasi pembangunan karakter masyarakat. Collipujie juga menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan forum ilmiah guna memperkuat literasi dan kecintaan terhadap warisan budaya Bugis.
Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh semangat intelektual tersebut dihadiri oleh kalangan pemuda, mahasiswa, pegiat literasi, serta masyarakat umum. Para peserta tampak antusias mengikuti jalannya dialog interaktif dari awal hingga akhir acara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....