Loka POM di Bone Antar Industri Raih Sertifikat BPOM

  • 13 Jul 2026 21:11 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Bone – Loka Pengawas Obat dan Makanan (Loka POM) di Kabupaten Bone berhasil mendampingi PT Eira Panrita Sejahtera hingga meraih Sertifikat Inspeksi Penerapan Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (IP CPOTB) Tahap I dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Sertifikat tersebut diserahkan langsung Kepala BPOM Taruna Ikrar didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan BPOM Elfi Taruna Ikrar dan Kepala Loka POM Kabupaten Bone Handri Burhan pada kegiatan BPOM Car Free Day di Boulevard Makassar, Minggu 12 Juli 2026.

Sertifikat IP CPOTB Tahap I menjadi bukti bahwa sarana produksi PT Eira Panrita Sejahtera telah memenuhi persyaratan penerapan Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik sebagai tahapan penting dalam menghasilkan produk obat tradisional yang aman, bermutu, dan berkhasiat. Perusahaan yang berlokasi di Kabupaten Wajo itu akan mengembangkan produk obat bahan alam berupa Bedak Dingin yang merupakan warisan budaya masyarakat Bugis.

Keberhasilan tersebut menjadi capaian perdana program pendampingan Loka POM Kabupaten Bone sejak mulai beroperasi pada April 2026. Pendampingan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari konsultasi regulasi, penyusunan dokumen mutu, pemenuhan sarana produksi, penerapan CPOTB, hingga persiapan inspeksi BPOM.

Kepala BPOM Taruna Ikrar mengatakan penerapan CPOTB bukan sekadar memenuhi ketentuan regulasi, tetapi menjadi fondasi dalam menghasilkan produk obat bahan alam yang memiliki mutu, keamanan, dan khasiat yang terjamin sehingga mampu bersaing di pasar. “Keberhasilan PT Eira Panrita Sejahtera diharapkan menjadi inspirasi bagi pelaku usaha lainnya untuk terus meningkatkan kualitas usahanya sehingga potensi kekayaan hayati Indonesia mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan perekonomian nasional,” ujar Taruna Ikrar.

Sementara itu, Kepala Loka POM Kabupaten Bone Handri Burhan menegaskan pihaknya akan terus memperluas pembinaan kepada pelaku usaha di wilayah Bosowasi, meliputi Kabupaten Bone, Wajo, Soppeng, dan Sinjai, agar semakin banyak industri yang memenuhi standar BPOM. “Keberhasilan PT Eira Panrita Sejahtera sebagai penerima pertama Sertifikat IP CPOTB Tahap I hasil pendampingan Loka POM Kabupaten Bone menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat pembinaan, khususnya terhadap pelaku usaha yang mengembangkan produk berbasis potensi dan kearifan lokal,” kata Handri kepada RRI.CO.ID.

Kedepan, Loka POM Kabupaten Bone akan memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan para pemangku kepentingan untuk mendampingi pelaku usaha memperoleh sertifikat fasilitas produksi serta Nomor Izin Edar (NIE). Langkah tersebut diharapkan mempercepat lahirnya produk obat, obat tradisional, kosmetik, suplemen kesehatan, obat kuasi, dan pangan olahan yang aman, bermutu, serta mampu meningkatkan daya saing industri berbasis kearifan lokal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....