Wabup Bone Buka PKM UNM, Perkuat Wawasan Kebangsaan Berbasis Budaya Bugis
- 11 Jul 2026 17:24 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, BONE – Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., resmi membuka kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) PNBP FIS-H Tahun 2026 yang diselenggarakan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Makassar (UNM), di Bunir Cafe, Kabupaten Bone, Sabtu 11 Juli 2026.
Program bertajuk "Sekolah Kebangsaan Berbasis Lokalitas Budaya Bugis pada Pemuda Lintas Komunitas di Kabupaten Bone" itu menjadi ruang penguatan wawasan kebangsaan melalui pendekatan nilai-nilai budaya Bugis.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bone mengapresiasi UNM dan seluruh pihak yang telah menggagas program pengabdian kepada masyarakat tersebut. Menurutnya, pelestarian budaya daerah harus berjalan beriringan dengan penguatan semangat kebangsaan di kalangan generasi muda.
"Kabupaten Bone memiliki warisan budaya Bugis yang kaya akan nilai-nilai luhur seperti sipakatau, sipakalebbi, dan sipakainge. Nilai-nilai tersebut menjadi modal sosial yang sangat penting dalam memperkuat persatuan, toleransi, serta karakter kebangsaan di tengah keberagaman masyarakat," ujar Andi Akmal Pasluddin.
Ia menilai nilai-nilai budaya Bugis tidak hanya menjadi identitas masyarakat, tetapi juga mampu menjadi fondasi dalam membangun karakter generasi muda yang berintegritas, menghargai sesama, dan cinta tanah air.
Wabup Bone berharap kegiatan tersebut mampu melahirkan generasi muda yang memahami akar budayanya sekaligus memiliki semangat nasionalisme yang kuat.
"Kami berharap melalui program ini lahir generasi muda Bone yang mencintai budayanya, memiliki jiwa nasionalisme yang kuat, serta mampu menjadi pelopor dalam menjaga persatuan dan keharmonisan di tengah masyarakat," tambahnya.
Sementara itu, Ketua Tim PKM FIS-H UNM, Dr. Najamuddin, M.Hum., menjelaskan bahwa program tersebut merupakan wujud nyata pengabdian perguruan tinggi kepada masyarakat melalui penguatan nilai-nilai kebangsaan yang dipadukan dengan kearifan lokal.
Menurutnya, pendekatan berbasis budaya menjadi strategi yang efektif untuk menanamkan semangat kebangsaan kepada generasi muda tanpa menghilangkan identitas daerah.
Kegiatan ini diikuti peserta dari berbagai komunitas kepemudaan di Kabupaten Bone serta dihadiri mitra PKM dari LSM Sulekka, Andi Geerhand, S.Pd., M.Pd., dan akademisi sekaligus budayawan Dr. Andi Singkeru Rukka, S.H., M.H.
Kolaborasi antara perguruan tinggi, Pemerintah Kabupaten Bone, dan berbagai elemen masyarakat diharapkan mampu memperkuat nilai-nilai kebangsaan sekaligus menjaga kelestarian budaya Bugis di tengah perkembangan zaman.
Melalui kegiatan ini, para peserta didorong menjadi agen perubahan yang mampu mengimplementasikan nilai-nilai budaya Bugis dalam kehidupan bermasyarakat, sekaligus memperkokoh persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....