Puluhan Santri Nurul Jibal Rampungkan Hafalan 30 Juz Al-Qur'an

  • 08 Jul 2026 20:59 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Sinjai - Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Nurul Jibal kembali melahirkan generasi penghafal Al-Qur'an. Puluhan santri mengikuti tasyakuran khataman dan wisuda tahfidz angkatan ke-14 di Desa Bua, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai, Selasa 7 Juli 2026.

Kegiatan tersebut menjadi bentuk syukur atas keberhasilan para santri menuntaskan hafalan 30 juz Al-Qur'an. Acara dihadiri Staf Ahli Bupati Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan, Ir. H. Burhanuddin, yang mewakili Bupati Sinjai, bersama orang tua santri, unsur Tripika Kecamatan Tellulimpoe, perwakilan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sinjai, serta jajaran pengurus pondok pesantren.

Dalam sambutan Bupati Sinjai yang dibacakannya, Burhanuddin menyampaikan apresiasi kepada para hafidz dan hafidzah yang telah menyelesaikan hafalan Al-Qur'an. Menurutnya, capaian tersebut menjadi kebanggaan bagi keluarga, pondok pesantren, sekaligus masyarakat Kabupaten Sinjai.

"Ini adalah kebanggaan besar, tidak hanya bagi para wisudawan dan orang tua, tetapi juga bagi Pesantren Nurul Jibal dan masyarakat Kabupaten Sinjai, khususnya di Kecamatan Tellulimpoe, karena kembali bertambah generasi penghafal Al-Qur'an dari ponpes ini," ujarnya.

Ia mengingatkan para santri agar tidak berhenti setelah menyelesaikan hafalan 30 juz. Menurutnya, seorang penghafal Al-Qur'an memiliki tanggung jawab untuk terus menjaga hafalan serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.

"Menjadi penghafal Al-Qur'an bukanlah sebuah titik akhir, tetapi jadikanlah sebagai cambuk dan motivasi bagi diri kalian untuk menjadi umat yang sebaik-baiknya. Teruslah jaga hafalan dan amalkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari," pesannya.

Burhanuddin juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sinjai untuk terus mendukung pengembangan pondok pesantren dan lembaga pendidikan Al-Qur'an. Upaya tersebut merupakan bagian dari visi mewujudkan masyarakat yang religius, berkualitas, serta memperkuat Sinjai sebagai Bumi Panrita Kitta yang bebas dari buta aksara Al-Qur'an.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....