Litte’E Wedding Organizer Bone Berdayakan Mahasiswa
- 06 Jul 2026 21:05 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Bone – Kehadiran wedding organizer (WO) di Kabupaten Bone tidak hanya membawa perubahan dalam penyelenggaraan pesta pernikahan, tetapi juga menjadi wadah pemberdayaan generasi muda. Pendiri Litte’E Wedding Organizer, Fahmi Hamka, mengaku sejak awal membangun usahanya ia sengaja melibatkan mahasiswa sebagai bagian dari tim agar mereka memiliki ruang untuk mengembangkan kemampuan sekaligus memperoleh penghasilan tambahan. Hal itu disampaikan Fahmi dalam program Bincang Siang RRI Bone edisi Senin, 6 Juli 2026.
Menurut Fahmi, gagasan mendirikan wedding organizer berawal dari tingginya kebutuhan masyarakat terhadap jasa profesional yang mampu mengelola seluruh rangkaian acara pernikahan. Berbekal pengalaman di dunia event dan terinspirasi dari perkembangan wedding organizer di Kota Makassar, ia kemudian memberanikan diri menghadirkan konsep serupa di Kabupaten Bone.
“Saya melihat kebutuhan pasar memang ada. Kenapa di Bone tidak bisa? Saya ingin membuat wedding organizer yang bukan hanya membantu klien, tetapi juga memberdayakan anak-anak muda agar bisa berkarya,” ujar Fahmi.
Fahmi mengatakan, mayoritas kru yang direkrut merupakan mahasiswa. Selain dinilai memiliki pengalaman berorganisasi dan mampu bekerja sama dalam tim, mahasiswa juga mempunyai semangat belajar yang tinggi sehingga mudah dibina menjadi kru wedding organizer yang profesional.
Menurutnya, keterlibatan mahasiswa bukan sekadar untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja saat pelaksanaan acara. Lebih dari itu, Litee Wedding Organizer ingin menjadi ruang aktualisasi diri bagi anak-anak muda untuk mengasah kemampuan komunikasi, kepemimpinan, manajemen acara, disiplin, hingga kemampuan memecahkan persoalan di lapangan yang kelak menjadi bekal berharga di dunia kerja.
Di sisi lain, pekerjaan sebagai kru wedding organizer juga memberikan manfaat ekonomi bagi para mahasiswa. Honor yang mereka peroleh dari setiap kegiatan dapat menjadi tambahan penghasilan untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari maupun menunjang biaya pendidikan, sehingga mereka dapat tetap produktif tanpa harus meninggalkan aktivitas perkuliahan.
Fahmi berharap semakin banyak generasi muda di Kabupaten Bone yang berani mengembangkan potensi diri melalui industri kreatif dan jasa. Menurutnya, kehadiran wedding organizer tidak hanya berkontribusi terhadap kesuksesan sebuah pesta pernikahan, tetapi juga mampu menciptakan peluang kerja, membangun keterampilan anak muda, serta mendorong lahirnya sumber daya manusia yang lebih mandiri dan profesional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....