Pria Asal Malinrung Diduga Hanyut saat Seberangi Sungai Bone

  • 03 Jul 2026 07:50 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Bone – Seorang warga Desa Malinrung, Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone, dilaporkan diduga hanyut setelah terpeleset saat menyeberangi sungai di Dusun Bulu Tobea, Desa Mattiro Deceng, Kamis 2 Juli 2026, sekitar pukul 18.20 WITA. Korban diketahui bernama Nawir (60). Saat kejadian, ia bersama sejumlah anggota keluarga dan rekannya hendak menghadiri sebuah acara keluarga di Desa Mattiro Deceng.

Rombongan memilih melintasi jalur melalui Desa Mappesangka, Kecamatan Ponre, karena dinilai lebih dekat dibandingkan harus memutar melalui akses lain. Kepala Desa Malinrung, Satriadi, mengatakan korban diduga terpeleset saat menyeberangi sungai yang debit airnya meningkat akibat hujan yang mengguyur kawasan hulu.

"Korban bersama beberapa orang hendak menghadiri acara keluarga di Desa Mattiro Deceng. Mereka memilih melalui Desa Mappesangka karena jika memutar jalannya cukup jauh. Saat menyeberangi sungai, korban diduga terpeleset lalu jatuh dan terbawa arus," ujar Satriadi.

Ia menjelaskan, sebelum menyeberang seluruh rombongan memarkir sepeda motor di tepi sungai karena kondisi arus cukup deras sehingga penyeberangan dilakukan dengan berjalan kaki. Warga yang berada di lokasi sempat berupaya memberikan pertolongan. Namun derasnya arus sungai membuat korban tidak berhasil diselamatkan.

"Korban sempat ditolong, tetapi debit air sungai sedang cukup tinggi karena hujan di kawasan hulu. Arus sangat deras sehingga korban akhirnya terbawa arus," tambah Satriadi.

Hingga Kamis malam, korban masih dalam pencarian. Warga bersama aparat pemerintah setempat terus melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.

Sementara itu, Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengatakan pihaknya telah menerima laporan dan langsung menyiapkan tim penyelamat untuk diterjunkan ke lokasi. "Begitu menerima laporan, personel langsung disiagakan dan menyiapkan seluruh peralatan operasi. Tim SAR diberangkatkan malam ini menuju lokasi untuk melakukan pencarian terhadap korban," kata Andi Sultan.

Tim SAR bersama unsur terkait dijadwalkan melakukan pencarian secara intensif dengan menyisir aliran sungai dan area yang diduga menjadi lokasi korban terbawa arus.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....