Wabup Bone Buka Sosialisasi RPDAS bila Walannae
- 02 Jul 2026 17:22 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Bone – Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., secara resmi membuka Sosialisasi Rencana Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (RPDAS) Bila Walannae dan Forum Daerah Aliran Sungai (DAS) di Ruang Rapat Kantor Bappeda Kabupaten Bone, Rabu, 1 Juli 2026. Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Forum DAS Sulawesi Selatan, Dr. Ir. H. Usman Arsyad, M.P., IPU., yang juga merupakan dosen Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin, bersama jajaran perangkat daerah, pemangku kepentingan, dan peserta sosialisasi.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bone menegaskan bahwa pengelolaan daerah aliran sungai merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan sinergi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat demi menjaga kelestarian lingkungan. Menurutnya, Daerah Aliran Sungai (DAS) memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem, ketahanan sumber daya air, serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan. Karena itu, pengelolaannya harus dilakukan secara terpadu dan berkesinambungan.
"Daerah Aliran Sungai memiliki peran yang sangat strategis dalam menjaga keseimbangan lingkungan, ketahanan air, serta mendukung keberlanjutan pembangunan. Karena itu, pengelolaannya harus dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan melalui kolaborasi semua pihak," ujar Andi Akmal Pasluddin. Rabu, 1 Juli 2026.
Ia berharap penyusunan dan implementasi RPDAS Bila Walannae dapat menjadi pedoman dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meminimalkan risiko bencana seperti banjir, erosi, dan degradasi lahan. Sementara itu, Ketua Forum DAS Sulawesi Selatan, Dr. Ir. H. Usman Arsyad, M.P., IPU., menjelaskan bahwa Forum DAS berfungsi sebagai wadah koordinasi lintas sektor dalam mendukung pengelolaan daerah aliran sungai secara terpadu.
"Forum DAS menjadi ruang kolaborasi bagi seluruh pemangku kepentingan untuk menyusun langkah bersama dalam menjaga ekosistem daerah aliran sungai. Keberhasilan pengelolaan DAS sangat bergantung pada komitmen, sinergi, dan partisipasi aktif semua pihak," jelas Usman Arsyad.
Melalui sosialisasi ini, Pemerintah Kabupaten Bone berharap koordinasi dan kolaborasi antarinstansi serta seluruh pemangku kepentingan semakin kuat dalam mewujudkan pengelolaan Daerah Aliran Sungai Bila Walannae yang lestari, produktif, dan berkelanjutan demi mendukung kesejahteraan masyarakat serta kelestarian lingkungan di masa depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....