Kodim 1407 Bone Siapkan Dua Jembatan Gantung untuk Warga Pedalaman Bontocani
- 29 Jun 2026 20:56 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Bone - Kodim 1407/Bone mulai mematangkan persiapan pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Tahun 2026 yang akan dipusatkan di Kecamatan Bontocani, Kabupaten Bone. Salah satu program prioritas dalam TMMD kali ini adalah pembangunan dua unit jembatan gantung yang selama ini menjadi kebutuhan mendesak masyarakat di wilayah pedesaan.
Jembatan pertama akan dibangun di Desa Tadang Palie, Kecamatan Sibulue, dengan panjang sekitar 60 meter. Jembatan tersebut merupakan akses utama yang digunakan petani untuk menuju lahan pertanian sekaligus mengangkut hasil panen mereka.
Lokasi itu sebelumnya sempat menjadi sorotan publik setelah video sejumlah petani mengangkat gabah sambil menyeberangi sungai dengan ketinggian air mencapai leher viral di media sosial. Kondisi tersebut menggambarkan sulitnya akses yang harus dilalui warga setiap kali membawa hasil pertanian dari sawah menuju permukiman.
Selain di Sibulue, Kodim 1407/Bone juga akan membangun jembatan gantung sepanjang 50 meter di Desa Patukku, Kecamatan Bontocani. Jembatan itu nantinya menghubungkan Dusun Patukku dan Dusun Lemo yang selama ini dipisahkan oleh aliran sungai dan memiliki keterbatasan akses transportasi.
Komandan Kodim 1407/Bone, Letkol Inf Laode Muhammad Idrus, mengatakan proses persiapan pembangunan terus berjalan meski pembukaan TMMD baru dijadwalkan pada 15 Juli 2026 mendatang. Menurutnya, sejumlah material utama yang dibutuhkan untuk pembangunan jembatan saat ini sedang dalam perjalanan menuju Kabupaten Bone. "Material utama seperti angkur dan pylon sudah bergerak menuju Bone. Setelah tiba, pekerjaan akan langsung dimulai sebagai bagian dari tahapan persiapan TMMD," kata Laode Muhammad Idrus, Senin, 29 Juni 2026.
Ia menjelaskan pembangunan dua jembatan gantung tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya warga di daerah yang masih mengalami keterbatasan infrastruktur. "Jembatan ini bukan hanya menjadi sarana penghubung, tetapi juga diharapkan mampu mempercepat mobilitas warga dan mendukung aktivitas perekonomian masyarakat," ujarnya.
Laode menambahkan, keberadaan jembatan nantinya akan memberikan manfaat besar bagi petani, pelajar, maupun masyarakat yang setiap hari harus melintasi sungai untuk beraktivitas. "Kami berharap setelah jembatan selesai dibangun, masyarakat tidak lagi menghadapi risiko saat menyeberangi sungai, terutama ketika musim hujan dan debit air meningkat," tambahnya.
Salah seorang warga Desa Tadang Palie, Rahman, mengaku bersyukur karena pembangunan jembatan yang telah lama diharapkan akhirnya akan direalisasikan. Menurutnya, selama ini petani terpaksa menyeberangi sungai sambil memikul gabah karena tidak tersedia akses yang memadai. "Kalau jembatan sudah jadi tentu sangat membantu. Kami tidak perlu lagi turun ke sungai saat membawa hasil panen," katanya.
Untuk diketahui, TMMD 2026 Kodim 1407/Bone dijadwalkan resmi dibuka pada 15 Juli mendatang dengan berbagai program pembangunan fisik dan nonfisik yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....