Pemkab Bone Resmi Luncurkan Aplikasi Sipakatau
- 29 Jun 2026 10:22 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Bone - Pemerintah Kabupaten Bone secara resmi meluncurkan Aplikasi Sipakatau di Gedung PKK Kabupaten Bone, Senin, 29 Juni 2026. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi modernisasi tata kelola kesejahteraan sosial melalui penyediaan data yang akurat, terintegrasi, dan valid sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan.
Acara sosialisasi sekaligus launching resmi ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M. Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tenaga kesehatan, perwakilan BPJS Ketenagakerjaan, serta 372 enumerator desa dan kelurahan yang akan bertindak sebagai ujung tombak pendataan di lapangan.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bone, H. Jemmi, S.Sos., M.Si., menjelaskan bahwa Aplikasi Sipakatau dirancang untuk mendukung pelaksanaan program jaminan kesehatan masyarakat. Aplikasi ini mengintegrasikan data kependudukan, bantuan sosial (bansos), serta berbagai informasi kesejahteraan sosial lainnya.
"Aplikasi Sipakatau hadir sebagai bentuk modernisasi pelayanan kesejahteraan sosial. Data yang akurat akan menjadi dasar dalam menentukan sasaran program sehingga bantuan pemerintah benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak," ujar Jemmi dalam laporannya.
Jemmi menambahkan, pengembangan inovasi digital ini sejalan dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia. Hal ini juga menjadi pilar pendukung visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Bone, yaitu Maberre' (Mandiri, Berdaya Saing, dan Berkelanjutan).
Saat ini, sebanyak 372 enumerator dari seluruh desa dan kelurahan tengah bergerak melakukan pemutakhiran data di lapangan. "Kami berterima kasih kepada seluruh enumerator yang bekerja secara profesional. Ada sekitar 7.000 data yang diverifikasi dan diperbarui sehingga Kabupaten Bone memiliki basis data kesejahteraan sosial yang semakin valid dan dapat dipertanggungjawabkan," tambahnya.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin memberikan penegasan kepada seluruh OPD agar menjadikan data kemiskinan yang akurat dari Aplikasi Sipakatau sebagai kompas atau pijakan utama dalam menyusun program intervensi pemerintah.
"Zalim rasanya jika masih ada masyarakat kita yang hidup dalam kemiskinan ekstrem, sementara pemerintah tidak memiliki data yang akurat. Karena itu, seluruh OPD harus menjadikan data ini sebagai acuan dalam menyusun setiap program agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," tegas Andi Akmal Pasluddin.
Ia juga menggarisbawahi bahwa indikator keberhasilan pembangunan tidak boleh hanya diukur dari besarnya anggaran yang digelontorkan, melainkan dari penurunan angka kemiskinan yang nyata secara kuantitatif. "Selama ini anggaran yang turun sangat besar, tetapi hasilnya harus bisa diukur. Kalau angka kemiskinan bisa turun dari sembilan persen menjadi delapan persen, itulah bukti nyata bahwa program pemerintah berjalan efektif," cetusnya.
Lebih lanjut, data yang dihimpun melalui Aplikasi Sipakatau ke depan akan dijadikan basis kerja sama lintas sektor, termasuk kolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan perlindungan jaminan sosial kepada pekerja rentan dan sektor informal. Di samping perlindungan sosial, Andi Akmal menyatakan bahwa Pemkab Bone berkomitmen penuh untuk menjamin hak dasar warga di sektor pendidikan dan kesehatan.
"Tidak boleh ada lagi anak-anak kita yang putus sekolah hanya karena alasan ekonomi. Pemerintah hadir melalui berbagai program pendidikan, termasuk Sekolah Rakyat yang seluruh pembiayaannya ditanggung negara. Begitu pula layanan kesehatan, semuanya harus berpihak kepada masyarakat yang membutuhkan," pungkasnya.
Menutup sambutannya, Wakil Bupati mengingatkan seluruh aparatur pemerintah di Kabupaten Bone agar senantiasa menjaga integritas dan menempatkan diri sebagai pelayan, bukan penguasa.
"Jangan pernah merasa sombong karena jabatan. Kita ini adalah abdi negara dan pelayan masyarakat. Jabatan bukan untuk dilayani, tetapi untuk melayani dan menghadirkan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat," tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....