Pangkas Jarak Tempuh, Dandim Tinjau Lokasi Pembangunan Jembatan TMMD di Bontocani

  • 29 Jun 2026 10:21 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Bone - Dandim 1407/Bone, Letkol Inf Laode Muhammad Idrus, melakukan peninjauan medan di Desa Pattuku, Kecamatan Bontocani, Kabupaten Bone. Langkah ini dilakukan untuk memastikan titik lokasi pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang dijadwalkan bakal bergulir pada 15 Juli mendatang.

Di lokasi tersebut, rencananya akan dibangun sebuah jembatan gantung sepanjang kurang lebih 54 meter dengan lebar 1,5 meter. Pembangunan infrastruktur ini diharapkan menjadi solusi konkret atas akses mobilitas warga yang selama ini terbatas.

Pemilihan Desa Pattuku sebagai sasaran TMMD kali ini bukan tanpa alasan. Kehadiran jembatan gantung ini nantinya akan memangkas jarak tempuh anak-anak sekolah secara signifikan.

Selama ini, para siswa harus berjalan kaki sejauh 2 kilometer dengan menyeberangi sungai. Jika air sungai meluap atau mereka memilih jalur memutar demi keamanan, jaraknya membengkak menjadi 4 hingga 5 kilometer.

"Kalau dengan adanya jembatan ini nantinya, perjalanan siswa ke sekolah bisa dipersingkat," ujar Letkol Inf Laode Muhammad Idrus. Senin, 29 Juni 2026.

Kondisi memprihatinkan juga kerap terjadi saat musim hujan. Ketika debit air sungai naik, para siswa terpaksa urung pergi ke sekolah demi keselamatan. Bahkan dalam kondisi cuaca cerah sekalipun, anak-anak terpaksa memakai sandal dari rumah karena harus turun langsung menyeberangi sungai.

Kesulitan akses ini diakui langsung oleh Annisa, salah satu siswi MA 1 Dusun Lemo, Desa Pattuku. Ia menceritakan perjuangan berat yang harus dilaluinya setiap hari demi mengejar pendidikan.

Agar tidak terlambat tiba di sekolah, Annisa mengaku harus sudah keluar rumah sejak subuh. "Selama ini kalau sekolah harus berangkat jam 05.00 subuh karena perjalanan jauh. Kalau musim hujan, jalanan jadi sangat licin. Kami juga harus menyeberang sungai menggunakan jembatan bambu (seadanya), kami berangkat bersama teman-teman lainnya," ungkap Annisa.

Dengan dimulainya program TMMD pertengahan Juli mendatang, warga dan para siswa di Desa Pattuku berharap pembangunan jembatan gantung ini dapat segera terealisasi demi memberikan rasa aman dan kenyamanan saat beraktivitas.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....