Wakil Bupati Bone Ajak Mahasiswa Polbangtan Gowa Jadi Motor Penggerak Pertanian

  • 27 Jun 2026 19:25 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Bone - Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., hadir sebagai narasumber utama dalam ajang bergengsi Agropreneur Summit 2026. Kegiatan yang mengusung tema "From Dormitory To CEO: Mengubah Keterbatasan Menjadi Peluang, Menumbuhkan Generasi Agripreneur Muda yang Siap Berkarya dan Berwirausaha" ini berlangsung di Aula Kampus II Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa, Dusun Bakunge, Desa Mappesangka, Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone, pada Sabtu, 27 Juni 2026.

Acara yang diinisiasi oleh Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi (HIPMI PT) Polbangtan Gowa ini disambut antusias. Terbukti, selain dihadiri oleh pimpinan kampus, pengurus HIPMI, dan para pengusaha muda, acara ini juga dipadati oleh sekitar 350 peserta yang terdiri dari mahasiswa serta civitas akademika.

Ketua Panitia, Andi Dzulfikar, menyampaikan bahwa agenda ini dirancang khusus untuk memperluas cakrawala berpikir sekaligus membakar semangat kewirausahaan para mahasiswa. "Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan wawasan, motivasi, dan semangat kewirausahaan mahasiswa. Sekaligus membekali mereka dengan strategi membangun usaha berbasis pertanian guna melahirkan generasi agripreneur muda yang mandiri, inovatif, dan mampu menciptakan lapangan kerja," urai Andi Dzulfikar.

Memasuki sesi talkshow, Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, memikat perhatian audiens lewat materi berjudul "Agropreneur Muda: Menjawab Tantangan Pertanian Masa Depan". Dalam paparannya, ia menantang generasi muda untuk mengubah paradigma dan melihat sektor pertanian bukan lagi sebagai sektor tradisional, melainkan peluang bisnis yang sangat menjanjikan.

Menurut Andi Akmal, pertanian adalah sektor yang tidak akan pernah mati karena berkaitan langsung dengan kebutuhan pangan manusia yang terus berjalan. Terlebih lagi, sentuhan inovasi dan teknologi hari ini telah mengubah wajah pertanian menjadi lebih modern, efisien, menguntungkan, dan berkelanjutan. Meski demikian, ia tidak menampik adanya riak tantangan di lapangan, Rendahnya minat generasi muda untuk turun ke sawah/ladang, Fluktuasi pendapatan yang belum stabil, Keterbatasan akses terhadap lahan dan permodalan, Dampak nyata dari perubahan iklim global, Menjawab tantangan tersebut, Andi Akmal mendorong mahasiswa untuk berani mengambil peran strategis melalui pemanfaatan teknologi.

"Mahasiswa harus mengambil peran melalui pengembangan agribisnis modern, smart farming, kultivasi hortikultura bernilai tinggi, agribisnis digital, hingga penciptaan produk olahan yang memiliki nilai tambah. Bangun kemandirian ekonomi sejak di bangku kuliah dengan terus belajar, berkolaborasi, dan mengasah keterampilan," tegasnya.

Tak hanya menghadirkan perspektif dari unsur pemerintah, keseruan summit ini semakin lengkap dengan hadirnya Dewan Pembina BPC HIPMI Kabupaten Bone, H. Zulfikar Juniardo, S.Kom., M.M. Mengangkat topik "The Entrepreneur Journey: Dari Mahasiswa, Menjadi Pengusaha, Menginspirasi Banyak Orang", Zulfikar membagikan resep dapur dan rekam jejaknya dalam membangun bisnis dari nol guna memantik keberanian para peserta.

Melalui penyelenggaraan Agropreneur Summit 2026 ini, Polbangtan Gowa dan HIPMI PT berharap dapat mencetak cetak biru generasi agripreneur muda yang siap berkarya dan berinovasi. Generasi inilah yang kelak diproyeksikan menjadi motor penggerak utama kemajuan sektor pertanian serta akselerasi pembangunan ekonomi, khususnya di wilayah Kabupaten Bone dan Sulawesi Selatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....