Bone Kembangkan Sekolah Unggulan BerAmal

  • 25 Jun 2026 10:02 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Bone - Dinas Pendidikan Kabupaten Bone menggelar Sosialisasi Petunjuk Teknis Pilot Project Penyelenggaraan Sekolah Unggulan Jenjang SD Tahun 2026 di Aula Lemoelong Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, Kamis, 25 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari hingga Jumat 26 Juni 2026 ini mengusung tema “Penguatan Karakter, Pemahaman Literasi, dan Pemahaman Numerasi dalam Implementasi Sekolah Model BerAmal Jenjang SD.”

Kegiatan dibuka langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, Baharuddin, S.Pd., M.M., dan turut dihadiri Kepala Bidang Pembinaan SD, Andi Supriadi, S.E., M.M. Sebanyak 197 peserta dari 33 sekolah mengikuti kegiatan ini yang terdiri atas kepala sekolah, guru, pengawas, komite sekolah, serta berbagai pemangku kepentingan yang terlibat dalam pilot project sekolah unggulan jenjang SD.

Kepala Seksi Kesiswaan dan Penilaian Bidang SD Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, Andi Amran, S.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman yang sama kepada seluruh sekolah pelaksana mengenai arah kebijakan, strategi, dan teknis penyelenggaraan Sekolah Model BerAmal sebagai program unggulan daerah.

“Melalui sosialisasi ini kami ingin memastikan seluruh sekolah memiliki persepsi dan komitmen yang sama dalam mengimplementasikan Sekolah Model BerAmal. Fokus utamanya adalah membangun karakter peserta didik yang kuat, meningkatkan kemampuan literasi, serta memperkuat numerasi sebagai fondasi penting dalam pembelajaran,” ujar Andi Amran.

Menurutnya, Sekolah Model BerAmal merupakan program yang diinisiasi Bupati Bone dan dikembangkan Dinas Pendidikan untuk mewujudkan sekolah yang Berkarakter, Maju, dan Ungul melalui penguatan budaya sekolah, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pengembangan prestasi akademik dan nonakademik peserta didik. Program ini juga diharapkan menjadi model peningkatan mutu pendidikan dasar yang dapat direplikasi oleh sekolah lain di masa mendatang.

Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan materi dari tujuh narasumber, terdiri atas empat orang dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bone dan tiga orang dari tim pengembang. Materi yang diberikan meliputi penguatan karakter dan budaya sekolah, pemahaman dan penguatan literasi, serta pemahaman dan penguatan numerasi sebagai bagian dari implementasi sekolah unggulan.

Andi Amran menambahkan, penguatan karakter, literasi, dan numerasi merupakan tiga pilar utama yang harus berjalan beriringan dalam menciptakan sekolah yang berkualitas. Menurutnya, sekolah tidak hanya dituntut menghasilkan peserta didik yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak, disiplin, kreativitas, kemampuan berpikir kritis, dan keterampilan memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari. Ia berharap melalui program pilot project ini, sekolah-sekolah unggulan SD di Kabupaten Bone dapat menjadi motor penggerak peningkatan mutu pendidikan yang merata di seluruh wilayah Kabupaten Bone.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....