Tokoh Agama Bone Bawa Pesan Damai Indonesia ke Jerman

  • 24 Jun 2026 14:46 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Bone - Upaya memperkuat perdamaian dan harmoni antarumat beragama terus dilakukan melalui berbagai forum internasional. Salah satunya melalui kegiatan Interreligious Dialogue yang berlangsung di Berlin dan Köln, Jerman, pada 21–27 Juni 2026.

Program yang diinisiasi Pemerintah Federasi Jerman tersebut mempertemukan tokoh dan perwakilan lintas agama dari berbagai negara Asia untuk membangun dialog, saling pengertian, dan kerja sama lintas keyakinan.

Salah satu peserta dari Indonesia yakni Wakil Pimpinan Pondok Pesantren Al Ikhlas Ujung Bone, Ustaz Dr. Muhammad Asriady, M.Th.I., yang juga merupakan anggota Direktorat Pondok Pesantren Nasaruddin Umar Office (NUO). Ia mengikuti rangkaian kegiatan bersama delegasi dari sejumlah negara yang memiliki latar belakang agama dan budaya yang beragam.

Menurut Muhammad Asriady, forum tersebut menjadi ruang strategis untuk membangun komunikasi yang lebih terbuka di tengah keberagaman keyakinan. Selama sepekan, para peserta tidak hanya mengikuti diskusi formal, tetapi juga melakukan kunjungan ke berbagai rumah ibadah dan terlibat dalam dialog yang inklusif.

Ia menjelaskan bahwa delegasi yang hadir berasal dari Indonesia, Malaysia, Thailand, Sri Lanka, Pakistan, dan Singapura. Masing-masing membawa pengalaman serta perspektif yang berbeda dalam membangun kerukunan dan harmoni sosial di negara mereka.

“Dialog ini tidak lagi berfokus pada perdebatan mengenai perbedaan doktrin atau keyakinan. Sebaliknya, seluruh peserta didorong untuk menemukan nilai-nilai bersama yang dapat menjadi dasar penguatan perdamaian dan persaudaraan kemanusiaan,” ujar Asriady saat dikonfirmasi rri.co.id, Rabu 24 Juni 2026.

Menurutnya, perbedaan merupakan realitas yang tidak dapat dihindari dalam kehidupan masyarakat global. Namun, perbedaan tersebut tidak seharusnya menjadi sumber konflik, melainkan menjadi kekuatan untuk saling memahami dan menghargai satu sama lain.

Asriady menambahkan bahwa setiap agama pada dasarnya mengajarkan nilai-nilai universal seperti kasih sayang, kemanusiaan, keadilan, dan perdamaian. Nilai-nilai inilah yang menjadi titik temu penting dalam membangun hubungan harmonis antarumat beragama di berbagai belahan dunia.

"Melalui kegiatan Interreligious Dialogue di Jerman tersebut, para delegasi berharap lahir komitmen bersama untuk terus memperkuat dialog, toleransi, dan kerja sama lintas agama demi mewujudkan kehidupan masyarakat dunia yang lebih damai dan inklusif," tutup Asriady.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....