Sinjai Jadi Tuan Rumah DAM XII, 45 Kader IMM Indonesia Timur Berkumpul
- 23 Jun 2026 21:19 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Sinjai - Kabupaten Sinjai menjadi tuan rumah pelaksanaan Darul Arqam Madya (DAM) XII Se-Indonesia Timur Tahun 2026 yang digelar oleh Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Sinjai di Auditorium H. Amir Said, Universitas Islam Ahmad Dahlan (UIAD) Sinjai, Senin 22 Juni 2026.
Kegiatan perkaderan tingkat menengah tersebut diikuti 45 peserta dari berbagai daerah di Indonesia Timur, di antaranya Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Luwuk Banggai, Maros, Makassar, Barru, Bone, dan Sinjai. Kegiatan ini mengusung tema “Internalisasi Nilai Rausyan Fikr: Mewujudkan Kepemimpinan Adaptif”.
Ketua Panitia, Muh. Fadli, mengatakan DAM XII merupakan jenjang perkaderan menengah bagi kader IMM yang telah menyelesaikan Darul Arqam Dasar (DAD). Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu meningkatkan kapasitas intelektual, spiritual, dan kepemimpinan dalam menghadapi tantangan pembangunan di masa depan.
Menurutnya, perkaderan tersebut menjadi ruang pembentukan kader yang mampu menjadi agen perubahan. Khususnya dalam menjawab berbagai persoalan sosial dan pembangunan di kawasan Indonesia Timur.
Mewakili Bupati Sinjai, Staf Ahli Bupati Bidang Sosial dan SDM, H. Sofwan Sabirin, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan menjadikan Kabupaten Sinjai sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan nasional tersebut. Ia menilai kehadiran peserta dari berbagai daerah menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Sinjai.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sinjai, kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta Darul Arqam Madya XII di Bumi Panrita Kitta. Kehadiran para kader IMM dari berbagai daerah menjadi kebanggaan bagi kami sebagai tuan rumah,” ujarnya.
Sofwan menilai tema yang diangkat sangat relevan dengan tantangan zaman yang terus berkembang. Menurutnya, konsep Rausyan Fikr mencerminkan sosok pemimpin yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan keteguhan moral.
Ia berharap melalui kegiatan tersebut lahir generasi pemimpin yang adaptif, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Para peserta juga diharapkan menjadikan momentum perkaderan sebagai ruang belajar untuk memperkuat kapasitas diri dan semangat pengabdian.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....