Pemkab Bone dan BBWS Pompengan Jeneberang Teken PKS Program P3-TGAI 2026
- 22 Jun 2026 14:52 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Bone - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone terus mematangkan langkah dalam memperkuat sektor pertanian dan ketahanan pangan daerah. Kegiatan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan Pakta Integritas Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2026 resmi digelar di Hotel Novena Bone, Senin, 22 Juni 2026.
Acara yang diinisiasi oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang ini dibuka secara resmi oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Bone, Hj. Andi Tenriawaru, S.P., M.Si., yang hadir mewakili Bupati Bone. Program P3-TGAI merupakan bagian dari komitmen pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Melalui program ini, pembangunan, peningkatan, hingga rehabilitasi jaringan irigasi akan dilakukan secara padat karya dengan melibatkan masyarakat lokal. Tujuan utama program ini adalah meningkatkan kinerja jaringan irigasi sekaligus memberdayakan para petani secara mandiri.
Keterlibatan aktif ini diwadahi melalui, Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A), Induk Perkumpulan Petani Pemakai Air (IP3A). Dalam sambutannya, Pj. Sekda Bone Hj. Andi Tenriawaru menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Kementerian Pekerjaan Umum melalui BBWS Pompengan Jeneberang atas kucuran program strategis tersebut ke Kabupaten Bone.
"Keberadaan jaringan irigasi yang baik menjadi salah satu faktor utama dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bone," ujar Andi Tenriawaru dalam sambutannya.
Selain prosesi seremonial, kegiatan ini juga diisi dengan pembekalan materi penting bagi para peserta. Materi yang diberikan mencakup teknis pelaksanaan Program P3-TGAI hingga aspek hukum dalam pelaksanaan kegiatan di lapangan.
Penandatanganan PKS dan Pakta Integritas yang dilakukan menjadi simbol komitmen bersama. Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh tata kelola program berjalan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran tanpa ada penyimpangan.
Melalui kesiapan ini, Pemkab Bone optimis pembangunan infrastruktur air pertanian tahun anggaran 2026 dapat berjalan mulus. Dampak jangka panjangnya diharapkan mampu mendongkrak produktivitas hasil tani, memperkuat lumbung pangan daerah, serta meningkatkan kesejahteraan petani secara berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....