Pemkab Bone Gandeng FAO dan Unram Perkuat Tata Kelola Rumput Laut

  • 19 Jun 2026 21:45 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Bone - Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, menerima kunjungan silaturahmi dari tim Food and Agriculture Organization (FAO) dan Universitas Mataram (Unram) di Aula Beramal, Rumah Jabatan Wakil Bupati Bone, Kamis, 18 Juni 2026. Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda kajian dan diskusi strategis dalam rangka penguatan tata kelola komoditas rumput laut yang berkelanjutan.

Langkah ini diambil untuk mendukung penuh pengembangan konsep Blue Economy (Ekonomi Biru) dan Circular Economy (Ekonomi Sirkular) di Indonesia. Dalam pertemuan tersebut, Andi Akmal Pasluddin menyampaikan apresiasi yang tinggi atas perhatian serta dukungan yang diberikan oleh FAO dan Universitas Mataram terhadap sektor kelautan dan perikanan di Kabupaten Bone.

"Kabupaten Bone memiliki sumber daya kelautan yang melimpah dan berpotensi untuk terus dikembangkan melalui tata kelola yang baik, inovatif, dan berkelanjutan," ujar Andi Akmal.

Menurut Wakil Bupati, komoditas rumput laut memiliki potensi raksasa dalam mendorong roda perekonomian masyarakat pesisir. Namun, untuk mencapai hasil yang maksimal, dibutuhkan kerja sama dari berbagai pihak.

"Sinergi antara pemerintah daerah, lembaga internasional, perguruan tinggi, serta para pelaku usaha menjadi langkah strategis dalam menciptakan ekosistem pengelolaan rumput laut yang lebih produktif dan bernilai tambah," tambahnya.

Diskusi yang berlangsung hangat tersebut mengupas tuntas berbagai aspek penting dalam pengembangan komoditas rumput laut, di antaranya, Peningkatan produktivitas hasil panen secara efektif, Penguatan rantai nilai (value chain) dari hulu ke hilir, Keberlanjutan lingkungan guna menjaga ekosistem laut.

Peluang industri berbasis ekonomi biru dan sirkular untuk memberikan dampak ekonomi sekaligus menjaga kelestarian alam. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bone berharap dapat membangun kolaborasi yang semakin kuat dengan para pemangku kepentingan (stakeholders).

Rumput laut diharapkan tidak hanya menjadi komoditas unggulan daerah, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat perekonomian Bone secara berkelanjutan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....